oleh

Pengacara: Polisi Belum Putuskan Status Perkara Oknum Bidan Yang Akibatkan Seorang Bayi Meninggal

Kabartoday, Lampung Utara – Tiga pengacara dari korban dugaan Malpraktik dan akibat lalainya seorang bidan hingga menyebabkan meninggalnya seorang bayi telah datangi polres Lampung Utara, Rabu (8/4/2020). Kedatangan mereka untuk pertanyakan laporan korban yang sudah mengendap beberapa pekan lalu.

Sebelumnya, seorang bidan yang juga merangkap sebagai kepala puskesmas tanjung raja telah diduga melakukan persalinan dirumahnya, sehingga menyebabkan seorang bayi yang baru lahir meninggal dunia. Peristiwa itu telah dilaporkan keluarga korban ke polres lampung utara dengan di dampingi oleh lembaga perlindungan anak lampung utara dengan mengutus tiga kuasa hukumnya.

Untuk itu Suwardi Amri SH,MH., beserta dua rekannya Suryanto SH.MH., dan Candra Guna SH., sebagai kuasa hukum dari Memen Saputra pertanyakan proses laporan tersebut tentang adanya dugaan kelalaian oknum bidan tanjung raja.

BACA JUGA:  Lapas Klas II A Karawang Bangun Sarana Ibadah Mushola Al-Iklas

“Saya beserta dua rekan lainnya sudah menerima penjelasan dari penyidik, dalam hal ini dari unit tipidter polres lampung utara tentang laporan kami beberapa minggu yang lalu. Allhamdulillah prosesnya tetap berjalaan, dan pihak penyidik akan terus melakukan pemanggilan beberapa saksi tambahan meski perkara statusnya belum diputuskan. “Jelas Suryanto pada wartawan.

Ketiga kuasa hukum dari Memen Saputra (korban) yang saat ini sebagai anggota bidang hukum dari lemabaga perlindungan anak kabupaten lampung utara akan terus memantau dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari polres lampung utara.[]Arm

Komentar