oleh

Pengerjaan GOR Lampung Timur Molor Komisi lll akan Lakukan Evaluasi

Kabartoday, Lampung Timur, – Pelaksanaan pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) 8,4 M lebih “molor” Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Lampung Timur berniat perpanjang kontrak, lembaga Legislatif melalui Komisi III akan lakukan evaluasi.

Sejak awal, molornya pembangunan GOR tersebut telah diprediks dari berbagai kalangan dan elemen masyarakat setempat, pasalnya, hal itu berdasarkan pantauan masyarakat, dimana pelaksanaan proyek pembangunan yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut hanya secara manual.

Menurut Konsultan pengawas, perpanjangan kontrak atas kebijakan Dispora, tentu dengan berbagai pertimbangan. “Akhir kontrak tanggal 10, dan atas kebijakan Dinas kontraknya akan diperpanjang 10 hari kedepan,” ujar Hadi Sucahyo, konsultan pengawas dari CV Bumi Cahya.

BACA JUGA:  Dampak Corona, FWJ Singgung 3 Unsur di DKI Soal Anggaran Kebutuhan Wartawan
Spanduk terkait realisasi pembangunan GOR Lampung Timur

Pernyataan Hadi juga dikuatkan, Merah Djuansyah Kepala Dispora Kabupaten Lampung Timur Kamis 12/12/19, melalui telpon selulernya, Merah mengaku perpanjangan kontrak pada proyek GOR melalui Addendum, dan telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negri.

“Kita perpanjang melalui Addendum selama 10 hari sejak tanggal 10/12/19, kita juga sudah koordinasi dengan Kejaksaan, jadi tidak ada persoalan untuk perpanjang kontrak, “kata Merah Djuansyah, tanpa penjelasan dasar dilakukanya addendum tersebut.

BACA JUGA:  Hasil Ijtima Ulama III Hentikan Sementara Situng KPU

Ketua Komisi III DPRD Lampung Timur Sudibyo, mengaku belum mengetahui perihal addendum untuk perpanjang kontrak pembangunan GOR Tahun Anggaran 2019 itu, namun menurutnya, hal tersebut akan dipelajari lebih lanjut melalui monitoring lembaga DPRD.

“Biasanya memang ada keriterianya dalam perpanjang kontrak atau addendum dalam pelaksanaan pembangunan proyek pemerintah, tidak serta merta, misalnya, bencana dan lain sebagainya,
tentu tekhnisnya ada pada Dinas terkait, kita dari legislatif hanya sebatas pengawasan, tentu kita akan lakukan fungsi itu,”tegas Sudibyo.

BACA JUGA:  Warga Banyuwangi Semburat Keluar Rumah Terdampak Gempa Nusa Dua Bali

Ada kriteria apabila addendum atau perpanjang kontrak, “Mestinya memang dengan berbagai pertimbangan, sehingga layak diperpanjang, seperti bencana dan lain sebagainya, “ujarnya. (Robenson)

Komentar