oleh

Penjual Kembang Api dan Petasan Kian Marak di Pasar Asemka, Petugas Kok Diam Ajah

Kabartoday, Jakarta – Nakalnya para pedagang kembang api dan petasan berisi mercon kian merebak. Pantauan media ini, mereka menjajakan dagangannya dengan secara terbuka di Pasar Asemka, bawah jembatan layang (Flyover), Jakarta Barat.

Meski pemerintah telah mengeluarkan larangan dan polisi sering me-razia kembang api dan petasan di pasar-pasar tradisional maupun di wilayah pemukiman penduduk, namun masih saja para pedagang di pasar Asemka ini tak kunjung jera.

Bahkan kembang api dan petasan berisi mercon tersebut seenaknya dijual dengan ukuran berdiameter melebihi ketentuan.

BACA JUGA:  PWB Kabupaten Bekasi Berbagi Takzil

Untuk mengantisipasi dan mengelabui petugas, biasanya pedagang lebih lihai dengan menyembunyikannya, kemudian bila ditanya kembang api yang besar baru akan dikeluarkan, itupun hanya beberapa saja. Jadi biasanya yang di pajang hanya kembang api normal alias kecil-kecil.

Tampaknya, petugas kepolisian maupun Satpol PP setempat tidak berdaya. Sebab hingga kini pedagang kembang api di pasar Asemka kian marak dan bebas berjualan.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat LSM GAGAK (Gagasan Aspirasi Generasi Anti Korupsi) Rosa Adang Ibrahim S.Ikom mengatakan, Polsek adalah ujung tombak kepolisian untuk melakukan antisipasi segala bentuk kondisi yang ada di wilayah tersebut, termasuk kerugian kebakaran, akibat ledakan kembang api.

BACA JUGA:  Baliho Raksasa Prabowo-Sandiaga Presiden 2019 Terpasang di Cileungsi

Hal itu ditulis Adang melalui pesan singkatnya ke redaksi Kabartoday.co.id, Minggu (2/6/2019).

“Jika ada hal-hal yang membahayakan atau mengancam gangguan keamanan, Polsek harus melakukan deteksi dini dan tindakan preventif (pencegahan), “Tulis Rosa Adang Ibrahim kepada MMN, Minggu (2/5/2019).

Dengan demikian, polisi setempat seharusnya bertindak tegas dan melakukan razia terhadap peredaran petasan atau kembang api berukuran besar di wilayahnya. Hal itu dinilai penting guna memberikan efek jera.

BACA JUGA:  Launching Media Center Polresta Ambon, AKBP Simatupang : Polisi-Pers Harus Sinergi

Peredaran kembang api dan petasan di Pasar Pagi Asemka marak, maka terkesan polisi dianggap lemah dan tidak tanggap dengan situasi dan kondisi wilayahnya.

Adang juga menyebut Polda Metro Jaya jauh-jauh hari sudah menginggatkan seluruh jajaran Polsek maupun Polres setempat untuk merazia penjual mercon alias kembang api, tapi kenyataan dilapangan masih marak penjual kembang api dan petasan.(Op/red)

Komentar