oleh

Perampok Asal Magelang di Bekuk Resmob Polres Situbondo

Kabartoday, SITUBONDO – Resmob Polres Situbondo berhasil meringkus 3 pelaku perampokan asal Magelang Jawa Tengah yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pembobolan toko yang terjadi pada bulan Februari dan April 2019 lalu, Jumat (21/6/19)

“Sesuai dengan laporan Polisi N0.75 Bulan Februari 2019 dan laporan Polisi N0. 130 Bulan April 2019 kawanan perampok ini melakukan pembobolan 2 toko, diantaranya pembobolan toko Duta Swalayan di Pasar Mimbaan Jl. Bawean Situbondo pada tanggal 22 Februari 2019. Selanjutnya, pada tanggal 6 April 2019 kembali kawanan perampok ini membol Toko Sahabat Jaya Situbondo,” jelas Kapolres Situbondo AKBP. Awan Hariono SH, SIK, MH saat melakukan Konferensi Pers.

Lebih lanjut, Kapolres Awan menjelaskan, dari informasi dan keterangan para saksi, tim Resmob dipimpin Aiptu I Wayan Parka melakukan penyelidikan dan memburu pelaku hingga keluar Situbondo hingga sampai Jawa Tengah. Pada Hari Rabu tanggal 19 Juni 2019 sekitar pukul 14.00 WIB, Aiptu I Wayan Parka bersama anggotanya berhasil membekuk kawanan perampok toko di wilayah Magelang Jawa Tengah.

BACA JUGA:  Gara-Gara Kambing, Oknum Kades Sirna Jati Aniaya Warganya sampai Babak Belur

“3 orang pelaku tersebut berhasil ditangkap Tim Resmob Polres Situbondo di Magelang Jawa Tengah. Mereka berinisial PR (36) warga Magelang, ST (43) warga Magelang dan SO (37) warga Magelang. Dari tangan pelaku, Tim Resmob Polres Situbondo juga berhasil membawa barang bukti yang digunakan untuk membobol toko di Situbondo,” terang Kapolres lagi.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan Resmob Polres Situbondo dari dari tangan pelaku, sambung Kapolres Awan, antara lain 1 unit mobil Inova Silver B-1414 SYS, 1 gunting besar dan 1 buah linggis.

BACA JUGA:  Sinergi LSM Perkara Garut dan Advokat Sikapi Kasus Warga Miskin Dijerat Utang Bank

 

“Dari hasil pemeriksaan awal para pelaku masuk kedalam toko dengan cara merusak gembok dengan gunting besar dan merusak pintu dengan menggunakan linggis kemudian mengambil barang yang berada di toko tersebut,” tuturnya.

Untuk sementara, kata Kapolres, pelaku yang berhasil di bekuk oleh Tim Resmob Polres Situbondo berjumlah 3 orang. Sedangkan , 6 orang pelaku lainnya dan 1 orang penadah hasil rampokan masih dalam pengejaran.

“Mereka adalah komplotan perampok atau pembobol toko yang beraksi antar kota bahkan antar provinsi. Menurut pengakuan pelaku, aksinya telah dilakukan di daerah lain seperti di Kabupaten Jember, Kabupaten Probolinggo, Surabaya, Tanggerang, Pasar Senin Jakarta, Bekasi, Grobokan Jateng, Palangkaraya, Manado, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara,” ungkap AKBP Awan.

BACA JUGA:  Mengenal Wisata Garut Lewat Vila Guntur Sari

Selain itu, dijelaskan Kapolres Awan, bahwa para pelaku sebelum melakukan aksinya berpura-pura menjadi pembeli sekaligus maping area dan pada malam harinya baru melakukan eksekusi di toko-toko yang sudah menjadi incaran kawanan perampok tersebut.

Adapun kerugian toko Duta Swalayan Situbondo, imbuh Kapolres Awan, kurang lebih 140 juta rupiah. Dari Toko Duta Swalayan para perampok menggasak rokok dan barang-barang lainnya yang mudah di jual. Sedangkan kerugian yang dialami oleh pemilik Toko Sahabat Jaya berkisar 248.500.000. (her)

Caption : Kapolres tunjukan barang bukti linggis dan alat lainnya yang digunakan perampok untuk membobol toko

Komentar