oleh

Perangi Narkoba, Polres SBB Gelar Operasi Antik Siwalima

-Daerah-2 views

Kabartoday, PIRU – Kepolisian Resort Seram Bagian Barat (Polres SBB) melaksanakan operasi Antik Siwalima 2019. Tujuan pelaksanaan operasi Antik Siwalima ini adalah untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres SBB.

Operasi Antik Siwalima ini akan dilaksanakan selama 10 hari mulai tanggal 7 November 2019 hingga 16 September 2019. Sebanyak 25 personil akan terlibat dalam operasi ini.

Operasi pemberantasan narkoba ini didahului dengan pelaksanaan apel kesiapan Operasi Antik Siwalima 2019 pada Selasa (7/11) pukul 11.00 WIT bertempat di Aula Bhayangkara Polres SBB. Apel pasukan dipimpin oleh Wakapolres SBB AKP Akmil Djapa.

BACA JUGA:  Polisi Tangkap Pelaku Fitnah Kapolda Maluku di Banten

Tema yang diusung pada apel ini yaitu “Melalui Apel Kesiapan Operasi Antik Siwalima 2019 Polres SBB siap memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Polda Maluku”.

Hadir dalam apel ini Kabag Sumda Polres SBB AKP J. Batara, Kabag Ren Polres SBB AKP Z. Wacanno, Kasubag Sarpras Polres SBB AKP M. Sattu, Kasiwas Polres SBB Ipda N. Pattinama beserta personil yang terlibat Ops Antik berjumlah 25 orang

Dalam apel tersebut, Wakapolres SBB AKP Akmil Djapa menyampaikan beberapa arahan kepada seluruh personil yang terlibat dalam operasi Antik Siwalima 2019 ini.

BACA JUGA:  Polres Gresik Ungkap Kejahatan Curat dan Curanmor

“Dalam kegiatan operasi agar diperhatikan terkait pelaporan karena walapun telah melaksanakan tugas namun tidak ada laporan maka semua akan sia-sia,” ujar Djapa.

Ia meminta agar dibuat perkiraan intelijen sesuai dengan kebutuhan kegiatan operasi serta berharap dalam pelaksanaan operasi ini dilakukan secara silent atau tertutup.

Kepada seluruh personil yang terlibat dalam operasi agar dapat melaksanakan tugas dengan serius serta senantiasa selalu menjaga kesehatan diri.

Setelah pengarahan Wakapolres, personil operasi juga menerima arahan Kasat Narkoba Iptu Usman Ode Belu, selaku leader lapangan operasi. Belu berharap agar dalam melaksanakan tugas operasi ini, seluruh personil dapat melakukan dengan serius dan profesional sehingga nantinya mendapatkan hasil yang baik sesuai target operasi.

BACA JUGA:  Ponpes se DKI Akan Gelar Halaqah Ulama

Sementara target dan sasaran operasi ini mengacu pada potensi gangguan, ambang gangguan baik berupa orang maupun benda.

“Target dan sasaran operasi mengacu pada potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata baik berupa orang maupun benda,” tandasnya sembari menegaskan pelaksanaan operasi Antik selama 10 hari ini bersifat tertutup dalam rangka penegakan hukum. (Manuel)

Komentar