oleh

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pangdam XVI/Pattimura Minta Personil Tingkatkan Akhlak

-Daerah-2 views

Kabartoday, AMBON – Keluarga Besar Kodam XVI/Pattimura memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019 M. Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad ini dilaksanakan Selasa (12/11) di Masjid Al-Ittihad Kodam kawasan Belakang Kota Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Tema yang diusung pada peringatan Maulid Nabi tahun ini yaitu “Dengan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019 M Kita Implementasikan Ahlak Mulia dan Kehidupan sehari-hari Guna Mewujudkan Prajurit dan PNS TNI AD Profesional Kebanggaan Rakyat”.

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq dalam sambutannya yang di bacakan oleh Kapok Staf Ahli Pangdam, Kolonel Arh Djoko Sulistyono mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan hari ini, pada prinsipnya bertujuan untuk lebih memahami dan menggali mutiara hikmah pada peristiwa Maulid Nabi Muhammad sehingga dapat memelihara serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dari waktu ke waktu.

BACA JUGA:  Kuasa Hukum Hata: Polisi Harus Segera Tetapkan Kades Sirnajati Sebagai Tersangka

“Oleh karena itu, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW menjadi wahana untuk mengukur sejauh mana kita meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari sehingga dapat meningkatkan amal ibadah dan ketaqwaan kita kepada Allah melalui pengabdian yang tulus kepada bangsa dan negara yang sangat kita cintai ini,” ungkap Taufiq.

Dikatakan perwira tinggi TNI dengan dua bintang dipundak ini bahwa kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini selain untuk menyemarakkan syiar agama, sekaligus sebagai upaya pembinaan kepada prajurit dan PNS Kodam XVI/Pattimura dalam rangka memupuk jiwa kesatria, militan dan loyalitas serta meningkatkan kualitas kinerja dan kemanunggalan dengan rakyat.

BACA JUGA:  Hak Interpelasi Kandas, Pertanda Lonceng Kematian Kinerja Dewan

“Melalui kegiatan ini, diharapkan timbul rasa syukur kepada Allah karena atas berkat dan rahmat-Nya, kita masih diberikan kesempatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 Hijriah, dan rasa syukur tersebut hendaknya kita wujudkan dengan cara meningkatkan ibadah dan amal kebaikan untuk bekal di akhirat kelak,” kata alumni Akmil tahun 1987 ini.

Dalam kesempatan itu Hikmah Maulid disampaikan oleh Ustadz Arsal Tuasikal, SH, MH. Ustad mengatakan tradisi menjadi tentara itu sudah mendarah daging pada kaum muslimin.

“Nabi Muhammad SAW pada waktu itu adalah tentara/Jenderal Panglima perang yang memimpin dari 13 perang divensif secara konvensional yang pada saat itu tugasnya untuk menyatukan kaum muhajirin dan anshor agar tidak terpecah belah.

BACA JUGA:  Hindari Ngantuk, Satlantas Kampar Bagikan Kopi Hangat untuk Pengendara

Tuasikal jelaskan Nabi Muhammad SAW paham betul psikologi keumatan. Jika kaum muhajirin dan ansor terpecah belah, maka potensi konflik akan menjadi luar biasa.

“Begitu pula dengan bangsa kita, jika kita tidak saling menghargai satu dengan yang lainnya, maka potensi kekacauan yang akan terjadi di bangsa kita akan sangat luar biasa,” tandasnya.

Untuk itu kata Tuasikal bahwa Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada seluruh umat Islam agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam beragama, berbangsa dan bernegara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Kasdam XVI/Pattimura beserta istri, para Dansat /Kabalakdam XVI/Pattimura beserta istri, perwakilan personel militer dan PNS dari setiap satuan jajaran Kodam XVI/Pattimura. (Imanuel)

Komentar