oleh

Persekusi Pasar Buah, Paguyuban Sebut Dapat Rekomendasi Dinas

Kabartoday, Pemalang Jateng – Kisruh kembali terjadi di kawasan Pasar Buah Pemalang. Cerita dari sejumlah karyawan kantor pengelola pasar buah pada Kabartoday.co.id, Sabtu (22/6/2019).

Menurut pengakuan para karyawan pasar buah Pemalang, perisitiwa persekusi tersebut terjadi kemarin, hari Jum’at tanggal 21 Juni 2019, pukul 14.30 WIB dan diduga dilakukan sejumlah pengurus Paguyuban pasar. Kedatangan mereka mengatasnamakan rekomendasi dari Dinas Perindustrian Dagang dan Koperasi (Disperindagkop).

“Kami datang atas rekomendasi dinas, kalian udah tidak berhak disini, kantor pengelolaan pasar ini harus segera dikosongkan. “Kata Nurpandi seorang dari Paguyuban.

Bukan hanya itu, Nurpandi juga bersikap arogan dengan menunjuk-nunjuk seorang karyawan pengelola pasar buah (Suraji.red) dan memukul-mukul tembok kantor. Kejadian tersebut disaksikan banyak orang, termasuk para karyawan pengelola kantor pasar buah.

Perdebatan sengitpun terjadi, dengan tegas Suraji menjawab ucapan Nurpandi Cs bahwa dirinya bersama rekan-rekan kantor pengelola pasar buah memiliki SK.

BACA JUGA:  Menhan Marah, Para Purnawirawan Jenderal Disebut Makar dan di Tahan

“Kami ini petugas yang mendapat SK untuk mengelola pasar ini, kenapa kami belum pindah… karena masih ada masalah dipasar ini. “ucap Suraji.

Suraji juga menyebut dihadapan Paguyuban bahwa ditemukannya ketidak-wajaran kwitansi pembayaran Los senilai Rp 30 Juta yang dibuat oleh Paguyuban demi kepentingannya sendiri.

Nurpandi tidak bisa berkelit ketika Suraji mengeluarkan kwitansi tersebut, “Ya… saya akui semua, terus kalian mau apa? Kalian sudah tidak berhak disini, sekarang kalian pindah semuanya dari sini. “sewot Nurpandi pada sejumlah karyawan kantor pengelola pasar buah.

Suraji mengaku dirinya ditugaskan dipasar buah pemalang Per Agustus 2017.

“Persekusi dari paguyuban yang mengatasnamakan rekomendasi dari Dinas Perindustrian Dagang dan Koperasi (Disperindagkop) telah mencoreng wajah pemerintah Pemkab Pemalang. “Ungkap Suraji.

BACA JUGA:  Terlalu Banyak Kecurangan, Komando Garda Depan Minta KPU Di Audit

Suraji juga menyatakan terjadinya persekusi tersebut yang dilakukan paguyuban atas SK pemindahan per 17 Juni 2019 ke Pasar lain. Ia beralasan dirinya bersama teman-teman karyawan kantor pengelola pasar belum pindah hingga hari ini, karena melihat masih ada hal-hal yang belum diselesaikannya terkait dirinya kepada pedagang.

Awal perisitiwa Persekusi menurut pengakuan Suraji, “Kemarin pihaknya datangi kelapak-lapak bersama staft nya untuk diselesaikan kepada Titin (Pedagang), namun kembalinya dari lapak dan setibanya dikantor, datanglah semua pengurus Paguyuban yakni Nurpandi Cs.

Lanjut Suraji, dengan Arogansi Nurpandi Cs menuding atas ucapannya kepada Titin, yang kemudian terjadi argumen sengit dan gaduh diruang kantor.

“Nurpadi menantang duel kami, kami ini ASN yang resmi punya SK tugas dari Pemda Kab Pemalang. “ucap Suraji.

Bahkan dijelaskan Suraji, Nurpandi Cs juga mengancam dirinya jika kantor pengelola pasar buah pemalang tidak dikosongkan, maka Nurpandi Cs akan mencelakai dirinya dan juga teman-teman ASN pengelola pasar buah.

BACA JUGA:  Berburu Parcel Di 'Gea Dea Parcel Cikini Tawarkan paket Cantik

“Kantor ini segera dikosongkan, awas jika tidak. kalau saya orang sini., saya Pedagang, Saya tunggu 24 Jam, saya tidak takut. “Kata Suraji yang ditiru ucapan Bentakan Nurpandi kepada dirinya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Dagang dan Koperasi (Disperindagkop) sampai saat ini belum ada jawaban klarifikasi terkait disebut-sebut Paguyuban Nurpandi Cs telah mendapatkan rekomendasinya untuk melakukan persekusi terhadap para pengelola kantor pasar buah Pemalang.

Video Pertikaian Sengit Nurpandi dengan Suraji

Atas perlakuan Nurpandi Cs, hari ini pengelola pasar buah pemalang sedang menggelar rapat dengan lembaga guna pesiapan Pelaporan hari senin, ke Polres Pemalang terkait 2 hal. yakni perbuatan tidak menyenangkan dan Ancaman terhadap Suraji.(Rae)

Komentar