oleh

Perum Perhutani Serang Banten Telak Menipu Investor TWA

Kabartoday, Serang – Agus M selaku investor yang diberikan tawaran oleh Pejabat Perum Perhutani Serang melalui salah satu pejabat Perum Perhutani Serang, bernama H. Agus (Kepala Tata Usaha) telah sepakat untuk kerjasama mengembangkan sebuah project taman.

Pertemuan itu berawal sekitar bulan Juli 2018 tentang kesepakatan kerjasama pembangunan Taman Wisata Alam (TWA) Carita.

Setelah proses berjalan, dan Investor dengan perxayanya mengeluarkan ratusan juta, namun muncul ke kecewaan atas sikap Perum Perhutani Serang.

BACA JUGA:  Kolaborasi dan Sinergi Dalam Pembangunan PPPA 4.0

Pimpinan Perum Perhutani Serang dikabarkan telah memutus komitmen lerjasama terhadap investor, lantaran itu, Investor menagih janji Perum Perhutani, karena pemutusan kerjasama tersebut tanpa surat pemberitahuan terlebih dahulu.

Investor (sebut Agus Munir) yang merupakan warga pribumi dikawasan carita, beberapa hari yang lalu telah diundang oleh Kepala Perhutani Serang untuk membahas tentang pengembalian dana investasinya atas pembangunan TWA Carita.

BACA JUGA:  7 April 2019, Relawan PADI Galang Subuh Berjamaah di GBK

Dijelaskan Agus, pihaknya justru diberhentikan kerjasamanya oleh Perhutani Serang setelah pembangunan TWA selesai.

Investor menyayangkan tindakan para pejabat BUMN tersebut yang tidak profesional, dan sangat merugikan dirinya. “Tindakan para pejabat BUMN Serang tersebut tidak beretika dan tidak bertanggungjawab sesuai komitmen pembicaraan sebelumnya. “Ungkap Investor.

kata Agus (investor.red), Perhutani Serang berjanji akan mengembalikan uang miliknya sekitar 200 juta yang akan dibayarkan selambat-lambatnya bulan Februari 2019, akan tetapi lagi-lagi ia kecewa, pasalnya para pejabat perum perhutani terkesan saling lempar dan tidak bertanggung jawab hingga berita ini diturunkan.

BACA JUGA:  Indonesia Muda Gelar Sablon Gratis Terakhir Secara Serentak

“jika mereka seenaknya, kami juga bisa melakukan tindakan seenaknya terhadap mereka tentunya, karena TWA tersebut berada di wilayah kami, tapi apakah pantas? “Ujar Agus saat ditemui media kabartoday.co.id disela sela kesibukannya, Rabu (13/3/2019).(Boim/red)

Komentar