oleh

Peserta TdAM II Donasikan Bantuan Untuk Korban Gempa Ambon

-Daerah, Olahraga-1.430 views

Kabartoday, AMBON – Sekitar 500-an peserta Tour d’Ambon Manise (TdAM) II, menggelar doa bersama dan menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Ambon, Maluku. Doa bersama digelar Sabtu (28/9) pagi di Lapangan Merdeka Kota Ambon, sesaat sebelum para peserta dilepas untuk menjelajah etape pertama.

Sementara untuk bantuan untuk korban gempa diserahkan pihak panitia TdAM II kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku, Farida Salampessy untuk selanjutnya didistribusikan kepada para korban.

Kabid Humas Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Moh Roem Ohoirat mengatakan, doa bersama itu untuk mendoakan para korban gempa baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Doa bukan saja dilaksanakan sesaat sebelum TdAM dimulai, melainkan juga dilakukan sehari sebelum pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Doa bersama juga dilaksanakan saat malam galadinner, dimana doa bersama untuk keselamatan korban gempa dan keselamatan bangsa dipimpin oleh Ketua MUI Maluku, Dr. Abdullah Latuapo dan Pastor Ino Ngutra dari Keuskupan Amboina. Sementara untuk bantuan bencana bagi para korban gempa bumi Maluku dari seluruh peserta TDAM II, di sponsori oleh BRI peduli dan dari Yayasan Baitumal BRI dengan total sekitar Rp 195 juta diserahkan oleh Bapak Sigit Hastowo Bank BRI kepada Kapolda yang selanjutnya Kapolda serahkan kepada kepala BPBD Maluku,” jelas Ohoirat kepada media, Sabtu (28/9).

BACA JUGA:  Puluhan Jurnalis Geruduk Gedung Kejati Pekanbaru

Sementara itu, Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Murad Ismail membuka kegiatan TdAM II sekaligus melepas peserta di titik start. Peserta akan mengayuh sepeda sambil menikmati keindahan alam pulau Ambon. Total jarak tempuh sekitar 172 kilometer. Ratusan peserta TdAM II ini, dilepas dari kawasan Gong Pedamaian Dunia.

Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail melepas peserta TdAM II di depan kawasan Monumen Gong Perdamaian Dunia – Ambon

“Kami sangat bangga karena pelaksanaan TdAM sendiri bisa berlangsung di Maluku. TdAM ini bukan sekedar hanya untuk bersepeda atau berolahraga semata, melainkan juga bagian dari promosi keindahan alam maupun pariwisata yang ada di pulau Ambon,” kata mantan Kapolda Maluku itu, saat melepas para peserta TdAM.

Menurutnya, keindahan yang dimiliki Maluku, khususnya pulau Ambon, layak dipromosikan untuk menjadi destinasi wisata kedunia luar.

“Tentu kami juga mengapresiasi Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa dan jajarannya sebagai inisiator kegiatan TdAM ini, meski TdAM sudah yang kedua kalinya. Kami rasa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Maluku kedepan,” tutur alumnus Akpol 1985.

BACA JUGA:  Sosialisasi Kamtibmas Pasca Pemilu, Kapolres Roadshow Keliling Masjid di Kota Ambon

Mantan Komandan Korps Brimob Polri ini berharap, kegiatan TdAM akan terus berlanjut ditahun-tahun mendatang, karena TdAM merupakan salah satu wahana yang tepat dalam mempromosikan pariwisata Maluku.

” Kedepan bukan saja di Ambon, tetapi juga bisa ke pulau Buru, Maluku Tenggara, Tanimbar dan wilayah lain di Maluku. Akan ada TdAM III, IV, V, dan selanjutnya,” tegas mantan perwira tinggi Polri itu.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Moh Roem Ohoirat menjelaskan, TdAM ini diikuti oleh sekitar 518 peserta. Mereka berasal dari seluruh perjuru tanah air dan mancanegara.
“Total peserta yang ikut itu sebanyak 518 orang dari dalam maupun luar negeri. Luar negeri itu berasal dari Malasya 1 orang, dan Australia 1 orang. Sedangkan untuk Indonesia dari luar Maluku itu, sekitar 250 orang dan sisanya dari Maluku,” kata dia.

Dikatakan, TdAM kedua ini hanya berlangsung di pulau Ambon, dengan melintasi 172 kilo meter, dalam waktu tempuh selema 2 hari.

“Start sekitar pukul 07.00 WIT, dari depan Gong Perdamaian Dunia, menuju monumen Pahlawan Nasional Christina Marta Tiahahu di kawasan Karang panjang, kemudian peserta diarahkan untuk menikmati tanjakan “kaki setan” di desa Soya. Melewati daerah kayu tiga hingga ke Polda Maluku, dan menyusuri kota Ambon sampai ke daerah Benteng, dan kembali menikmati tanjakan ke TVRI hingga pemancar SCTV dan RCTI,” jelas dia.

BACA JUGA:  Kapolres Situbondo Apresiasi Kinerja, Mantan Kasat Intelkam Pujiarto

Tak hanya itu, juru bicara Polda Maluku ini menambahkan, para goweser juga kemudian kembali lagi ke kawasan Benteng, dan peserta terus ke arah pantai wisata pintu kota yang merupakan pit stop 1.

Dipintu kota, peserta beristirahat sejenak sambil menikmati makanan ringan tradisional khas Maluku, dan dihibur dengan kesenian tradisional setempat. Dari pintu kota peserta kemudian kembali lagi ke pusat kota Ambon, kemudian kearah batu merah atas, Halong, SPN Paso hingga ke pantai wisata Natsepa di desa Suli, yang dijadikan sebagai Pitstop 2.

Tiba di Suli, kata Roem, peserta beristirahat untuk makan siang, sholat dan menikmati indahnya pantai Natsepa, dan alam sekitar. Kemudian kembali dan finis di pelabuhan Perikanan Nusatara-Tantui, dan melakukan wisata laut berupa naik kapal dan menyusuri teluk Ambon sambil menikmati senja. Total jarak yang ditempuh pada hari pertama ini adalah 87 kilo meter.

Dan untuk TdAM hari kedua akan dilaksanakan besok hari Minggu tanggal 29 September pukul 07.00 dengan titik start dari depan hotel Swissbell. (Manuel)

Komentar