oleh

“Pesona Wisata Maluku”, Lion Air Buka Rute Baru Surabaya-Ambon PP

Kabartoday, Ambon – Banyaknya spot wisata yang merupakan surga tersembunyi di Provinsi Maluku akan mengundang banyaknya travelers baik domestik maupun mancanegara. Melirik peluang ini, PT Lion Air Group sebagai perusahaan penerbangan swasta terbesar di Indonesia membuka destinasi penerbangan baru Surabaya-Ambon pergi pulang (PP).

Manager Area PT Lion Air Group Maluku Papua, Ramly Makawimbang,SE mengungkapkan Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group akan melaksanakan penerbangan perdana rute Surabaya-Ambon pada Rabu 15 Mei 2019 mendatang.

“Bertepatan dengan peringatan Hari Pattimura pahlawan terkenal dari Maluku ke 202 pada tanggal 15 Mei nanti, Lion Air akan melakukan penerbangan perdana untuk rute Surabaya-Ambon,” jelasnya Minggu (12/5/2019) di Ambon.

Putra asal Kota Manado ini katakan, Lion Air membuka rute baru ini karena banyaknya permintaan dari para travelers agar dapat menghemat waktu perjalanan dari Surabaya-Ambon tanpa harus transit dulu di Makassar. Tak tanggung-tanggung, untuk mengapresiasi tingginya permintaan untuk rute Surabaya-Ambon ini, Lion Air akan melayani travelers dengan pesawat terbaru Boeing yaitu Boeing 737-800NG dengan 189 kursi kelas ekonomi dan Boeing 737-900ER dengan 215 kursi kelas ekonomi.

Pesawat Boeing 737-900ER milik maskapai Lion Air bersama Boeing 737-800NG akan melayani penerbangan rute Surabaya-Ambon PP

Ia beberkan indahnya spot wisata menyusuri Pulau Seram, millennials travelers bisa menikmati eksotisme pantai dan perkampungan masyarakat lokal yang menakjubkan. Paling memukau lagi Ambon Manise menggambarkan beragam tujuan wisata dan sudah tenar kaya akan musik. Ambon tetap tidak kehilangan pesona hamparan alam, pantai menawan, pasir melandai, aneka kuliner, budaya, kehangatan penduduk serta menyuguhkan banyak peninggalan sejarah, sayang bila dilewatkan begitu saja!

BACA JUGA:  Libur Lebaran Anies Pastikan Puskesmas Tetap Buka 24 Jam

Jaringan antar provinsi akhirnya menempatkan Lion Air sebagai pilihan perjalanan terbaik yang menghubungkan kedua destinasi secara regular dan langsung (non-stop). Rute Surabaya ke Ambon pergi pulang (PP) dioperasikan berdasarkan tingginya permintaan travelers yang mengharapkan tersedia penerbangan langsug akses kemudahan perjalanan ke tujuan wisata dan pusat pertumbuhan ekonomi baru, terutama di Indonesia Timur.

Untuk layanan terbaru, Lion Air terbang dengan frekuensi satu kali setiap hari. Lion Air memiliki jadwal keberangkatan (schedule time departure/ STD) pada 07.35 WIB dari Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya bernomor JT-890. Pesawat diperkirakan mendarat (schedule time anval STA) pukul 12.05 WIT di Bandar Udara Internasional Pattimura, Ambon (AMO). Penerbangan kembali, Lion Air nomor JT-889 lepas landas dari Ambon pukul 18.20 WIT, kemudian mendarat di Surabaya pada 18 50 WIB.

Ekspansi Lion Air Surabaya ke Ambon akan menjawab miliennials travelers memperoleh altematif wisata di kedua kota yang sangat ideal untuk foto berlatar belakang spot instagramable. Kekhasan kontur wilayah dan nuansa ketenangan telah menjadikan daya pikat tersendiri. Pelancong terpesona Indonesia bagian Timur yang selalu memikat, akhirnya menarik banyak wisatawan untuk berkunjung. Kehadiran rute baru di koridor Maluku menjadi salah satu bentuk keseriusan Lion Air dalam menjembatani antarwilayah melalui transportasi udara, dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first).

BACA JUGA:  Oknum Guru SMK Satyapraja 3 Memukul Siswanya Hingga Lebam

Makawimbang tegaskan Lion Air berkomitmen memperkuat konektivitas domestik dan regional, yang diharapkan dapat memberikan nilai efektivitas para travelers maupun business, karena waktu tempuh Surabaya menuju Ambon berkisar 1 jam 30 menit.

Keunggulan lainnya, wisatawan dari berbagai kota melalui Surabaya tujuan Ambon dapat melanjutkan penerbangan ke Namlea, Tual, Saumlaki, Fak-Fak, Sorong, Makassar, Labuha, Ternate dan kota-kota lainnya. Begitu juga sebaliknya, turis dari Maluku yang singgah terlebih dahulu di Ambon bisa meneruskan ke destinasi menarik antara lain Surabaya, Banyuwangi, Jember, Denpasar, Lombok, Kupang, Yogyakarta Semarang, Solo, Bandung, Jakarta, Semarang, Palembang, Pekanbaru, Lampung, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Balikpapan, Tarakan dan kota popular yang lain.

Dalam menggugah minat jalan-jalan tujuan Ambon dan Surabaya, Lion Air menawarkan pengalaman untuk merasakan terbang bersama pesawat terbaru Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi) dan Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi).

Untuk sektor dari Ambon, Lion Air terbang pada 13.00 WIT menggunakan nomor JT-887. Pesawat diperkirakan tiba pada 13.50 WITA di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Sedangkan dari Makassar, Lion Air JT-886 lepas landas pukul 14.50 WITA dan memiliki jadwal kedatangan di Ambon pada 17.35 WIT. Layanan penerbangan non-stop tambahan tersebut menjadikan rute Ambon ke Makassar tiga kali sehari. Lion Air memproyeksikan, penerbangan tersebut mampu memenuhi tingginya permintaan traveling sejalan mewujudkan mimpi wisatawan menjelajahi secara mudah di Indonesia dari Surabaya, Ambon dan Makassar.

BACA JUGA:  Kunjungi Lantamal IX/Ambon, Kapolda Maluku Akui Pernah Dibesarkan Susu TNI

Dalam menciptakan perjalanan di era kekinian, Lion Air menghadirkan konsep layanan berbeda dan baru dengan mengaplikasikan “tren perjalanan udara simpel, sesuai tren saat ini yang memberikan nilai lebih ekonomis serta terjangkau dengan pilihan kapasitas bagasi yang disesuaikan tingkat keperluan.

Apabila travelers akan membawa bagasi ketika bepergian maka dapat membeli bagasi. Sebaliknya, bila berangkat tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi. Untuk mempersiapkan rencana perjalanan lebih awal, bagi travelers yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi melalui agen perjalanan (agent travel), www.lionair.co.id dan kantor penjualan tiket Lion Air Group. Pembelian bagasi dengan harga lebih hemat bisa dilakukan pada saat dan setelah pembayaran tiket (issued ticket), ketentuan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan.

Setiap travelers (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop/perlengkapan bayi/ bahan membaca/kamera/tas jinjing wanita (hand luggage) ke dalam kabin (hand carry), yang mengikuti aturan herlaku sesuai maksimum ukuran dimensi bagasi kabin. (MAL)

Komentar