oleh

Pisah Sambut dan Sertijab Wakapolres Metro Bekasi kota

kabartoday, Bekasi,- Wakapolres Metro Bekasi kota AKBP.Eka Mulyana digantikan posisinya oleh AKBP.Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum dalam serah terima jabatan di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota Pada Rabu,(04/03/2020).

Dihadiri para pejabat di lingkungan Polres Metro Bekasi kota,Sertijab dan pisah sambut dilaksanakan pada hari yang bersamaan Sedangkan,AKBP Eka Mulyana sendiri akan pindah tugas ke Bareskrim Mabes Polri setelah bertugas di Polres Metro Bekasi Kota selama 1 tahun 5 bulan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan perkenalan kepada jajaran Polres Metro Bekasi kota di Aula Mapolres Metro Bekasi kota kepada Wakapolres yang baru.

BACA JUGA:  Cek Pos Pam Ciujung, Edy Antisipasi Pengamanan Arus Balik Lebaran

AKBP Alfian Nurrizal merupakan alumni Akpol tahun 2000 dan sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Jember, Jawa Timur. Menjabat sebagai Wakapolres Bekasi kota, Alfian akan menghadapi kondisi yang cukup komplek,”ujar Kompol Erna Ruswing Kasubbag Polrestro Bekasi Kota.

Awal karirnya,AKBP Alfian Nurrizal bertugas di Polda Jawa Tengah pada 2001 hingga 2006.Kemudian pada tahun 2007 ia menjalani PAMA PTIK Lemdiklat Polri dan berpangkat AKP di Polda Jawa Barat,”beber Erna.

BACA JUGA:  Wow... Benarkah Apel Kebangsaan Kuras APBD Jateng Sebesar 18 Miliar?

Masih sambungnya,Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Sumur Bandung, Bandung Tengah pada tahun 2008. Ia juga sempat menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Kota Bogor dan Polres Bogor, dan kemudian ia melanjukan pendidikan PAMA Akpol Lemdiklat Polri,”ulasnya.

Perjalanan panjang karir AKBP.Alfian Nurrizal juga dibarengi dengan dianugrahi 4 orang anak dari istrinya yang bernama Anita Purnamasari.

BACA JUGA:  LBH Sarbumusi Melakukan Aksi Sosial Peduli Covid-19

Berpengalaman sebagai Kapolres Jember,tentunya AKBP.Alfian Nurrizal punya cara tersendiri dalam menangani angka kriminalitas di kota Bekasi yang tergolong tinggi. Sebelum menjabat sebagai Kapolres Jember, Alfian juga pernah menjabat sebagai Kapolres Kulonprogo, Jawa Timur.

Kota Bekasi dengan penduduk lebih dari 2,7 juta jiwa dan berasal dari suku dan ras berbeda tentu rawan timbulnya gesekan, Walaupun kota Bekasi termasuk kota yang toleran sekalipun.(Tom)

Komentar