oleh

Pitra Romadoni Dapat Ancaman Via WhatsApp Begini Reaksinya

Kabartoday, Jakarta,-  perseteruan kasus tindak pidana Pemilu yang melibatkan Mandala Shoji dan Lucky Andriyani berbuntut panjang. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 18 Desember 2018 memutuskan Mandala Shoji dan Lucky Andriyani dinyatakan bersalah telah melanggar pasal 523 ayat (1) UU no. 7 tahun 2017 tentang pemilu.

Dari putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta pusat, mereka Mandala Shoji dan LuckyLAndriyani akhirnya diputus 3 bulan kurungan penjara dan denda 5 juta rupiah. Lucky Andriyani memutuskan untuk menyerahkan diri untuk ditahan di rutan pondok bambu, karena, ‘ Ia merasa tidak tahan atas ancaman dan intimidasi dari beberapa orang, “hal tersebut disampaikan oleh Lucky kepada pengacaranya Pitra Romadoni SH.

Beda lagi dengan Mandala Abadi atau biasa dikenal masyarakat dengan sebutan Mandala Shoji, pasca putusan Hakim PN Jakarta Selatan, Mandala tidak diketahui keberadaan rimbanya. Sehingga banyak orang berasumsi bahwa Ia melarikan diri alias buron.

BACA JUGA:  Pos Pam Lebaran di Ambon Rusak Ditabrak Pemuda Mabuk

Berpolemik dari kata “buron itulah keluarga dari Mandala Shoji meradang. Istri Mandala Shoji yakni Maridha Denova Satriana menghubungi Pitra Ramadoni selaku pengacara Lucky Andriyani. lewat pesan WhatsApp pada hari Selasa (12/02/2019). ” Ia meminta kepada Pitra untuk mengklarifikasi menarik pernyataan kepada media – media  yang pernyataan Mandala adalah Buronan dan bahasa pengancaman Mandala kepada Lucky Andriyani. Dan apabila tidak dilakukan Maridha mengatakan tidak segan untuk melaporkan Pitra kepada pihak berwajib, demikian isi dari pesan WhatsApp yang disampaikan.

BACA JUGA:  Usai Pemeriksaan, Aktivis Robet Minta Maaf, Polisi Menjerat Robet Pasal 207 KUHP

Pitra Romadoni dalam keterangan pers mengatakan, “silakan saja dari pihak Mandala melaporkan saya. Meng LP kan seseorang itu harus ada dasarnya,seharusnya mereka sebelum meradang kesaya harusnya klarifikasi dulu awal bahasa “buron itu darimana? Dan apakah mereka tidak tahu bahwa pengacara itu ada UU yang melindunginya, ujarnya lewat seluler.

Saya tidak perlu berdebat panjang lebar dengan mereka, bila mereka benar melakukan laporan terhadap saya, saya sudah siap dengan bukti – bukti yang ada. Dan apabila laporan mereka tidak terbukti saya akan siapkan laporan balik terhadap mereka dengan laporan fitnah, demikian, ” tegas Pitra. (Anna)

BACA JUGA:  Catatan Muslim Arbi, 2019 Politik Kekerasan 

Komentar