oleh

Pitra Singgung Wiranto Terlalu Dalam Campuri Perkara Kivlan Zen

kabartoday, Jakarta – Salah satu kuasa hukum Kivlan Zen Pitra Romadoni, merasa jengah dengan statement Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto dibeberapa media. Dimana Wiranto terlihat seperti mencampuri proses hukum kliennya.

“Wiranto lebih baik berkomentar urusan politik yang menjadi tugas dan wewenangnya saja lah, jangan terlalu jauh mencampuri perkara dan urusan klien kami. “Kata kuasa hukum Kivlan Zen, Pitra Romadoni, saat dihubungi Kabartoday.co.id, Sabtu (20/7/2019) siang.

Pitra juga menyinggung ikut campurnya Wiranto dinilai sudah keluar dari fungsinya sebagai Menteri Polhukam. Pitra meminta Wiranto fokus pada bagian politik saja, “semua kan ada batasan kewenangan masing-masing, “ucap Pitra.

BACA JUGA:  Dr. Nirmala Chandra Dewi Motik SH. Ingin Indonesia Miliki UU Maritim

“Saya meluruskan informasi yang tersebar di media, bahwa penangguhan penahanan Kivlan bukan ditolak, tapi belum diterima. Kami tim pengacara akan mencoba memasukkan kembali permohonan penangguhan penahanan pak Kivlan, karena dia sangat kooperatif kok, “Jelas Pitra.

Pitra meyakini penangguhan penahanan Kivlan bisa dikabulkan jika nanti diajukan ulang. Hal ini karena yang menjadi penjaminannya pun sesama purnawirawan TNI.

BACA JUGA:  Agung Menyambangi Kantor Partai Gerindra Untuk Mengambil Formulir Pendaftaran Bacabup Sidoarjo

“Itu kan belum dikabulkan, artinya tidak ditolak. Alasan penyidik, karena beliau anggap masih butuh keterangan. Akan tetapi sepatutnya ini harus dilihat secara luas agar tidak ada diskiriminasi hukum. Kemarin juga kan banyak yang ditangguhkan, apalagi yang menangguhkan beliau ini ada ratusan Purnawirawan, harus dihormati dong para purnawirawan itu, “ulasnya.

Sebelumnya Menkopolhukam Wiranto telah menegaskan tidak ada pemberian penangguhan penahanan untuk tersangka Kivlan Zen. Menurutnya proses hukum terhadap Kivlan sudah masuk tahap lanjutan.

BACA JUGA:  Saatnya Adat Tanah Papua, Ramah Perempuan dan Anak!

“Penangguhan penahanan buat Kivlan tidak diberikan, karena sudah masuk dalam proses yang terus berlanjut, bahkan sejak awal sudah saya katakan hal itu, “tegas Wiranto, Jum’at (19/7/2019) usai memimpin rapat koordinasi terbatas tingkat menteri dengan agenda pembahasan perkembangan situasi terkini dalam negeri di Kantor Kemenkopolhukam.[] Anna.

Komentar