oleh

Polisi Tangkap Pelaku Fitnah Kapolda Maluku di Banten

Kabartoday, AMBON – Lipren Ode, salah satu aktivis muda terduga pelaku pencemaran nama baik Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa di media sosial akun facebook akhirnya ditangkap.

Personil Ditreskrimsus Polda Maluku berhasil menciduk penyebar fitnah Kapolda Maluku sebagai Mafia Tanah ini pada Sabtu (27/7) sekira pukul 04.00 WIB di kawasan Kelurahan Perigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

Saat penangkapan, personil Ditreskrimsus Polda Maluku dipimpin Kompol Marcus Tahya diback-up personil Bareskrim Mabes Polri AKBP Hafidh Susilo Herlambang S.I.K, M.H selaku Kasatgas TPPO Bareskrim Polri.

Saat ini, Lipren diamankan sementara di Bareskrim Mabes Polri menunggu waktu dibawa ke Ambon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Lipren juga bakal menghadapi proses hukum atas laporan polisi dari beberapa pelapor termasuk pejabat di Universitas Pattimura Ambon yang merasa nama baik mereka dicemarkan.

BACA JUGA:  Aksi Si Baju Merah Perampok Bank BNI Digagalkan Aparat
Kombes Pol M Roem Ohoirat, Kabid Humas Polda Maluku

“Untuk diketahui rekan-rekan, petugas kita dari Ditreskrimsus sudah menangkap yang bersangkutan di Kelurahan Perigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat Sabtu (27/7).

Ia jelaskan, selain dalam kasus pencemaran nama baik Kapolda Maluku, sebelumnya sudah ada beberapa laporan polisi terhadap Lipren juga dalam kasus pencemaran nama baik.

“Yang bersangkutan ditangkap dalam LP sebelumnya. Termasuk juga kasus yang kemarin (pencemaran nama baik Kapolda Maluku-red)
dan ada juga laporan dari Unpati terhadap yang bersangkutan dalam kasus yang sama,” jelas Ohoirat.

Akun Facebook atas nama Lipren’t Ode Fiila dalam beberapa postingan statusnya menuding orang nomor satu di jajaran Polda Maluku terlibat mafia tanah pasca Pengadilan Negeri (PN) Klas IA Ambon mengeksekusi lahan seluas 5.727 meter persegi di kawasan Kebun Cengkih, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau Kota Ambon pada Kamis, 18 Juli lalu.

BACA JUGA:  Tiga Unit Rumah Hangus Terbakar di Kel Caile Bulukumba

Bahkan dalam satu postingan tertanggal 25 Juli pukul 15.19, akun Lipren’t Ode Fiila yang ia tandai ke sembilan akun lainnya mengunggah foto Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa disertai tulisan Mafia Tanah di atas kepala Lumowa.

Terkait tudingan ini, Kabid Humas Polda Maluku Komisaris Besar Polisi Muhammad Roem Ohoirat angkat bicara. Ia menegaskan postingan media sosial facebook pada akun FB Lipren’t Ode Fiila beberapa hari ini bermuatan unsur menghina dan mencemarkan nama baik Kapolda Maluku.

BACA JUGA:  Kasat Lantas Polres Kampar Survei Jalan Rusak

Postingannya yang mengirimkan gambar Kapolda Maluku disertai tulisan bermuatan unsur menghina dan mencemarkan nama baik Kapolda Maluku. Postingannya itu tidak disertai dengan bukti, data, serta fakta hukum,” ujar Ohoirat kepada wartawan di ruang kerjanya Jumat Sore (26/7).

Dalam postingan ini masuk dalam pencemaran nama baik dimana disini foto bapak Kapolda pada atas bagian kepala ada tulisan Mafia tanah.

Ohoirat kembali menegaskan postingan akun FB Lipren’t Ode Filla adalah bermuatan hoax dan atau menuduhkan suatu Perbuatan yang tidak berdasarkan pada fakta hukum dan diduga telah melanggar rumusan Primer pasal 45 ayat 3 Jo Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik subsider pasal 310 Ayat (1) KUHP. (MAL)

Komentar