oleh

Polisi Tetapkan Warga Pemicu Kebakaran di Ambon Yang Tewaskan Dua Orang Jadi Tersangka

Kabartoday, AMBON – Penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menetapkan Irvan bin Sulaiman alias Ir (39) warga kawasan Ongkoliong, Negeri Batu Merah Kota Ambon menjadi tersangka. Ia diduga sebagai penyebab terjadinya kebakaran hebat di kawasan tempat tinggalnya Minggu (29/3/2020) subuh sekitar pukul 04.45 WIT.

Peristiwa kebakaran itu menelan dua korban jiwa tewas terpanggang api. Selain itu sekitar 150 unit rumah dan bangunan ruko ludes terbakar. Akibatnya sekitar 500 warga kehilangan tempat tinggal. Mereka hingga kini masih menumpang di kamp pengungsian yang dibangun Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease di dekat lokasi kebakaran.

Irvan menyerahkan diri ke polisi di Polsek Sirimau Minggu (29/3/2020) sekitar pukul 20.35 WIT. Ia menyadari karena kelalaiannya mengakibatkan terjadi peristiwa kebakaran hebat.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Iptu Julkisno Kaisupy membenarkan penetapan tersangka terhadap Irvan yang diduga sebagai pemicu kebakaran.

BACA JUGA:  Tanpa Dukungan Pemkot Depok, FWJ Tetap Gelar Konser Budaya Satoe Hati di Tapos

“Iya benar. Penyidik satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease telah menetapkan IR sebagai tersangka. Ia diduga karena kelalaiannya menjadi pemicu kebakaran di kawasan Ongkoliong kemarin yang menelan dua korban tewas,” jelas Kaisupy kepada media ini Senin (30/3/2020).

Iptu Julkisno Kaisupy, Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease

Mantan Kapolsek Teluk Ambon Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini beberkan pemicu kebakaran hebat itu karena IR menyalakan lilin dan menaruhnya di atas meja yang beralaskan kain di dalam kamar kostnya. Kemudian IR pergi meninggalkan kamar kostnya dengan keadaan lilin masih menyala. Lilin ini kemudian membakar taplak meja dan memicu kebakaran hebat hingga akhirnya menewaskan dua orang.

BACA JUGA:  Ucapan Penggal Kepala Jokowi, Saat Ditangkap Pemuda Ini Ngaku Khilaf

Sebelum IR menyalakan lilin, malam itu ia terlibat pertengkaran hebat dengan istrinya Munira Tjiat (41). Penyebabnya IR cemburu terhadap istrinya. Saat bertengkar IR sudah dikuasai alkohol karena sebelumnya ia sempat pesta miras bersama teman-temannya. Usai pesta miras, IR kemudian pulang ke kamar kostnya Minggu (29/3/2020) sekitar pukul 02.00 WIT. Kemudian terjadi pertengkaran antara IR dan istrinya. Tak tahan dengan pertengkaran ini, sang istri Munira Tjiat pergi bersama dua anaknya meninggalkan IR di dalam kamar kost.

Melihat istrinya dan anak-anak nya pergi, IR merasa kesal. Ia kemudian menyalakan lilin dan menaruhnya di atas meja beralaskan kain. Setelah itu IR ikut pergi meninggalkan kamar dalam keadaan kosong. Saat pergi IR membawa satu koper. IR pergi ke arah Baru Merah di rumah rekannya bernama Umar. Tak lama kemudian IR balik ke kamar kostnya untuk mengecek keberadaan istri dan anaknya yang ia pikir sudah balik lagi ke kamar. terbakar. Namun ketika pelaku masuk kamar ia mendapati kamarnya sudah terbakar. Api mulai membesar sehingga IR berlari keluar.

BACA JUGA:  Dampak Covid-19, Polri-TNI di Maluku Bangun Dapur Umum Untuk Warga

Kaisupy yang juga pernah menjabat Kapolsek Elpaputih Polres Maluku Tengah beberkan melihat IR kabur, saat itu ada beberapa warga setempat yang berteriak untuk menahan IR. Namun IR berhasil kabur menuju rumah saudara Safru.

Perwira polisi berpangkat dua balak emas ini katakan dalam kasus ini penyidik telah memeriksa delapan saksi. Kemudian penyidik menetapkan IR sebagai tersangka. Ia dijerat dengan pasal 187 dan atau pasal 188 KUHP tentang kebakaran yang menyebabkan matinya seseorang dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Saat ini IR telah menginap di “Hotel Prodeo” rumah tahanan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. (Imanuel)

Komentar