oleh

Polres Kepulauan Aru Gelar Operasi Antik, Lokalisasi Kampung Jawa Dirazia

-Daerah, Hukum-58 views

Kabartoday, DOBO – Polres Kepulauan Aru menggelar operasi Antik Siwalima Oktober 2020. Salah satu tujuannya adalah untuk mereduksi bahkan menghilangkan bahaya narkoba di wilayah hukum Polres Kepulauan Aru.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini, tidak tertutup kemungkinan adanya oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk mengedarkan narkoba merusak generasi bangsa.

Karena itulah, Kapolres Kepulauan Aru beserta seluruh jajarannya bertekad memberantas peredaran narkoba di Bumi Jargaria, julukan Kabupaten Kepulauan Aru.

“Kita bertekad untuk menekan bahkan menghilangkan adanya bahaya narkoba di Bumi Jargaria yang kita cintai bersama ini,” ujar Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto, Selasa (20/10/20).

Ia katakan, salah satu kegiatan dalam operasi Antik Siwalima yang digelar selama beberapa hari ini adalah melakulan razia di daerah lokalisasi Kampung Jawa Kota Dobo, ibukota Kabupaten Kepulauan Aru pada Senin (19/10/2020) malam.

BACA JUGA:  Disbudpar Banyuwangi Diduga Menyimpangkan Dana Pembuatan Film Dokumentasi

Di lokalisasi ini, sejumlah personil yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Aru AKP PJ Louhenapessy menyisir tempat-tempat hiburan berupa karaoke. Sasarannya adalah para pengunjung karaoke.

Dua karaoke yang berada dilokalisasi dirazia. Masing-masing karaoke Gemilang dan Karaoke Cempaka Sari. Di karaoke Gemilang, personil operasi Antik Siwalima mendapati empat pengunjung. Demikian pula di karaoke Cempaka Sari, tim operasi menemukan empat pengunjung. Dari hasil pemeriksaan terhadap delapan pengunjung karaoke di lokalisasi Kampung Jawa Kota Dobo.

BACA JUGA:  Ratusan Warga Pancer Mengungsi di Daratan Tinggi, Takut Terjadi Tsunami
Tim operasi Antik Siwalima Polres Kepulauan Aru sedang memeriksa identitas pengunjung karaoke di lokalisasi Kampung Jawa Kota Dobo, Senin (19/10/2020) malam.

“Pada saat dilakukan pemeriksaan identitas serta barang bawaan oleh personil yang melaksanakan tugas operasi Antik Siwalima tahun 2020, tidak ditemukan narkotika atau obat- Obat terlarang lainnya,” tandas Eko.

Jebolan Akademi Kepolisian tahun 1999 ini tegaskan, pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan baik yang sifatnya terbuka maupun tertutup untuk memberantas narkoba di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru. Apalagi daerah ini berbatasan langsung dengan provinsi Papua serta negara tetangga yaitu Papua New Guinea serta Australia sehingga sangat rentan menjadi pintu masuk narkoba.

BACA JUGA:  Catatan IPW pada Hari Bhayangkara 2020, 'Polri' Makin Mengerikan?

Untuk itu, Eko berharap dan menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Kepulauan Aru agar tidak terlibat dalam dunia Narkoba. Ia tegaskan tidak akan pandang bulu melakukan penegakan hukum kepada siapa saja yang terlibat narkoba.

“Jika ada yang mau main-main dengan barang haram ini, saya akan tindak tegas tanpa pandang bulu. Siapa pun dia akan saya proses hukum sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu, saya berharap agar tidak ada warga di wilayah hukum Polres Kepulauan Aru yang terlibat narkoba. Mari kita jaga daerah yang kita cinta ini agar terbebas dari Narkoba. Karena barang haram ini akan merusak dan menghancurkan generasi penerus bangsa,” tegas Eko. (Manuel)

Komentar