oleh

Polres Kepulauan Aru Siapkan Langkah Antisipasi Peningkatan Status Wabah Covid-19

-Daerah-72 views

Kabartoday, AMBON – Polres Kepulauan Aru menyiapkan langkah penanganan yang lebih represif bila terjadi peningkatan status terhadap wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten bertajuk Bumi Jargaria ini.

Bila terjadi peningkatan status maka tindakan yang akan diambil pihak kepolisian antara lain menghentikan semua kegiatan baik perkantoran maupun kegiatan perdagangan, menutup jalan masuk ke Kota Dobo baik melalui jalur laut maupun udara serta memaksa masyarakat untuk diam di rumah dengan tindakan yang lebih represif.

Langkah antisipasi Polres Kepulauan Aru ini terlihat dalam kegiatan latihan Tactical Floor Game (TFG) Simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) Kota dalam rangka Operasi Aman Nusa II, menghadapi situasi kontijensi konflik sosial dan menghadapi Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Kepulauan Aru.

Latihan TFG ini digelar Jumat (3/4/2020) pukul 17.00 WIT hingga pukul 18.30 WIT di Aula Wirasatya Mako Polres Kepulauan Aru. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto didampingi Wakapolres Kompol Petrus Passauw serta Kabag Ops AKP Florensius Teddy dan Pejabat Utama Polres Kepulauan Aru.

Para pejabat instansi TNI-Polri maupun sipil di Kabupaten Kepulauan Aru yang terlibat dalam simulasi TFG Operasi Aman Nusa II di Aula Wirasatya Mako Polres Kepulauan Aru Jumat (3/4/2020).

Hadir juga Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey, Danlanal Aru Letkol Laut (P) Sahatro Silaban, Pabung Kodim 1503 Dobo Mayor (Arm) La Musa, Danramil 1503-03/Dobo Kapten (Inf) Doddy Masawoy, Danki Brimob Kompi 2 Yon C Pelopor Dobo Iptu Hidayat, Danki Yonif 734/SNS Dobo Lettu (Inf) Eko Benhak dan Kabid Trantib Pol PP Arnold Sedubun.

BACA JUGA:  Eka Supri atmaja Resmi dilantik Gantikan Neneng Sebagai Bupati Bekasi

Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto mengatakan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan TFG ini agar personel TNI-POLRI dan instansi terkait yang terlibat dalam simulasi pengamanan kota dapat memahami tugas pokok, fungsi, dan peranannya masing-masing baik pada saat situasi aman maupun situasi kontijensi serta menentukan pola pengamanan terhadap perkembangan situasi terkait penyebaran Covid-19.

“Saya juga berharap agar para pemangku kepentingan bersama-sama bersatu melawan Virus Corona (Covid-19) sehingga wabah ini akan cepat berlalu dari Kabupaten Kepulauan Aru Bumi Jargaria yang kita cintai bersama,” tukas Budiarto.

Maksud latihan TFG ini adalah untuk menentukan pola pengamanan terhadap perkembangan situasi terkait penyebaran Covid-19 sesuai tahapan perkembangan situasi yaitu status Situasi Landai serta status Peningkatan Situasi.

Dalam status Situasi Landai, langkah yang diambil yaitu Polri menjalankan Maklumat Kapolri dan Bupati Kepulauan Aru dengan mengedepankan fungsi kepolisian yaitu pertama, memberikan himbauan dan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat; Kedua, melakukan penertiban terhadap kegiatan masyarakat yang menghadirkan orang banyak, membubarkan masyarakat yang berkumpul.

BACA JUGA:  Lanjutan Rakornas TP PKK Di Jakarta
Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto,SIK berdiri melihat penerapan langkah tindak dalam latihan TFG Sispam Kota dalam rangka operasi Aman Nusa II di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru.

Ketiga, melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok pada kios, toko serta distributor; Keempat, berkoordinasi dengan Pemda dalam rangka pemeriksaan terhadap warga masyarakat yang masuk ke Kota Dobo melalui Pelabuhan laut dan udara.

Dalam simulasi TFG ini juga diantisipasi langkah-langkah yang akan diambil jika terjadi Peningkatan Situasi. Indikator untuk Peningkatan Situasi antara lain isolasi mandiri gagal, masyarakat tidak disiplin dan terbatasnya alat kesehatan yang kemudian berdampak terhadap peningkatan jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19.

Bila kondisi ini terjadi maka Polres Kepulauan Aru akan melakukan langkah sebagai berikut yaitu melaksanakan deteksi, pengorganisasian kekuatan, koordinasi lintas sektoral dengan aparat keamanan lainnya untuk melakukan tindakan yang lebih kuat lagi. Tindakan itu seperti menghentikan semua kegiatan baik perkantoran maupun kegiatan perdagangan, menutup jalan masuk ke Kota Dobo melalui pelabuhan laut dan Udara, memaksa masyarakat untuk diam di rumah dengan tindakan yang lebih represif.

BACA JUGA:  PPNS Kalbar Kedepankan Sinergitas

Dengan dihentikannya semua aktivitas perdagangan dan perkantoran maka akan berdampak terhadap sosial ekonomi warga. Dampak dari tindakan ini pastinya warga akan mengalami kekurangan kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibatnya bisa berpotensi terjadi aksi penjarahan dan pembakaran gudang, toko dan kios sembako.

Dalam situasi ini Polres kepulauan Aru akan melakukan langkah pengamanan dengan melibatkan unsur aparat keamanan lainnya untuk melakukan pengamanan terhadap distributor kebutuhan pokok, proyek vital seperti bandar udara dan pelabuhan dari tindakan massa yang anarkis.

Dalam TFG juga digambarkan bila situasi ini benar-benar terjadi maka kepolisian akan mendorong Pemerintah Kabupaten untuk melakukan langkah pengecekan kebutuhan pokok secara menyeluruh, pembagian sembako kepada masyarakat melalui perangkat RT dan RW. Dalam pembagian sembako juga diambil langkah dengan cara menentukan lokasi pembagian sembako yang aman dalam bentuk mentah atau menentukan lokasi pembuatan dapur umum.

Diilustrasikan pula Kabupaten Kepulauan Aru yang sebagian besar wilayahnya kepulauan sehingga berpotensi pula adanya warga di kepulauan akan berbondong bondong masuk Kota Dobo untuk mendapatkan sembako. Hal ini akan diantisipasi oleh pihak TNI AL dengan langkah persuasif untuk mengembalikan warga kepulauan ke kampung asalnya, mencegah aksi penjarahan dalam area pelabuhan (kapal tol laut dan peti kemas) yang memuat sembako, serta menyuplai kebutuhan pokok ke masyarakat kepulauan.

Untuk langkah pembagian sembako secara langsung maupun pembentukan dapur umum merupakan solusi untuk meredam aksi brutal warga masyarakat Dobo dalam situasi darurat atau situasi kontingensi dimaksud sehingga situasi dapat dikendalikan. (Imanuel)

Komentar