oleh

Polres Pemalang Ungkap Kasus Penipuan dengan Modus Penggandaan Uang

Polres Pemalang Ungkap Kasus Penipuan dengan Modus Penggandaan Uang. Kompol Malpa Malacoppo Waka Polres Pemalang memimpin konferensi pers kasus penggandaan uang di Mapolres. dengan menghadirkn satu tersangka

Kabartoday, Jateng – Polres Pemalang gelar konferensi pers ungkap kasus penipuan dengan modus penggandaan uang yang terjadi di Desa Banyumudal Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang, Kamis (14/2/2019).

Wakapolres Pemalang Kompol Malpa Malacoppo S.H., S.I.K., M.I.K. menerangkan, korban dijanjikan oleh beberapa orang yang bekerjasama melakukan penipuan dengan modus menjanjikan penukaran uang pembuatan tahun 2014 dengan perbandingan 1:4 kepada korban.

“Pelaku bekerjasama menipu korban, ada yang berperan menghubungkan, ada yang meyakinkan dan ada yang menerima uang korban. ”jelasnya.

BACA JUGA:  Pria Mencurigakan Ini Kena Razia Lantas dan Kedapatan Bawa Ganja

Kompol Malpa dalam keterangan pers nya mengatakan awalnya kejadian bahwa korban dihubungi oleh teman kerjanya yang berada di Kalimantan untuk menemui salah seorang pelaku dengan inisial S, di Tegal.

“Setelah bertemu S (Tersangka 1) di Tegal, kemudian korban dikenalkan dengan pelaku lainnya (Tersangka 2) yang berperan meyakinkan bahwa ada seseorang (Tersangka 3) yang bisa menggandakan uang” jelasnya.

Pada hari Jumat (25/1/2019) korban diarahkan untuk bertemu (Tersangka 2) di Alun-alun Moga, setelah bertemu kemudian korban dibawa ke rumah, Tersangka 3, yang beralamat di Desa Banyumudal Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang.

BACA JUGA:  Bandar Sabu Keok Di Tangan Resnarkoba Polrestro Bekasi Kota, 1 Jadi DPO

Tersangka 3 lalu menunjukan contoh uang yang akan ditukarkan dan meminta korban membeli rokok di Minimarket Alfamart untuk membuktikan keaslian uang tersebut.

Kemudian korban merasa yakin setelah uang contoh tersebut bisa digunakan untuk membeli rokok, dan menyerahkan uang sebesar Rp 200 juta rupiah kepada Tersangka 3, untuk ditukarkan menjadi empat kali lipat sesuai kesepakatan.

“Setelah korban menyerahkan uang, lalu Tersangka 3, masuk ke dalam rumah dengan alasan akan mengambil uang sebesar Rp 800 juta rupiah, kemudian selang beberapa menit ,Tersangka 2, menyusul pamit ke toilet sebentar” ungkap Wakapolres.

Video terkait

Karena Tersangka 2 dan Tersangka 3, tak kunjung kembali ke ruang tamu, maka korban berinisiatif untuk mengecek ke dalam rumah dan toilet.

BACA JUGA:  Diduga Pengedar Narkoba, Wanita Ini Ditangkap Polsek Perhentian Raja

“Korban lalu melihat toilet dalam keadaan kosong dan pintu belakang dalam keadaan terbuka, setelah ditanyakan pada warga sekitar ternyata rumah tersebut bukan milik Tersangka 3, melainkan rumah milik Darsono yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit” jelasnya.

Wakapolres Pemalang menungkapkan, Sat Reskrim Polres Pemalang telah mengamankan S, Tersangka 1, Dari hasil pemeriksaan, S telah menerima uang hasil kejahatan sebesar Rp 50 juta rupiah dan telah dibelikan barang-barang berupa mesin jahit, mesin obras dan perhiasan emas.(Rae)

Komentar