oleh

Polsek KPYS Ambon Gagalkan Penyelundupan 205 Liter Miras Tradisional Lintas Provinsi

-Daerah-46 views

Kabartoday, AMBON – Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease kembali menggagalkan penyelundupan minuman keras (miras) tradisional keluar Provinsi Maluku.

Rencananya, 205 liter miras tradisional jenis sopi ini akan diselundupkan dari Pelabuhan Laut Yos Sudarso Ambon ke Provinsi Papua dan Papua Barat menggunakan angkutan laut Selasa (7/1/2020). Miras tradisional ini merupakan barang bawaan penumpang menggunakan KM Ciremai.

Ratusan liter miras jenis sopi ini ada yang dikemas dalam botol mineral, jerigen kemasan lima liter serta plastik putih panjang. Kemudian disamarkan bersama barang bawaan penumpang untuk mengelabui petugas.

Barang bukti ratusan liter miras ini kemudian diamankan ke Mapolsek KPYS. Sementara sejumlah warga pemilik miras diberikan pembinaan oleh petugas polisi agar tak lagi mengulangi perbuatannya.

BACA JUGA:  Dirbinmas Polda Banten Hadiri Bahtsul Masail I PWNU

“Hari ini kita (polisi-red) berhasil mengamankan sekitar 205 liter miras tradisional jenis sopi dari beberapa penumpang yang akan berangkat menggunakan KM Ciremai ke arah timur atau Papua,” ujar Kapolsek KPYS Ambon AKP Florensius Teddy Selasa (7/1/2020) usai pelaksanaan sweeping di terminal penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Ia katakan, saat KM Ciremai dari Pelabuhan Bau-Bau, Makassar, Surabaya serta Jakarta sandar di Dermaga Yos Sudarso pada pukul 11.30 WIT, ia langsung memimpin sejumlah anggotanya mengamankan aktivitas debarkasi serta embarkasi penumpang. Mereka mengantisipasi akan terjadi lonjakan penumpang arus balik pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru. Tujuannya agar tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Saat sandar di Ambon, KM Ciremai membawa 1.431 penumpang. 820 orang turun di Ambon dan sisanya 611 orang melanjutkan perjalanan ke Papua. Sementara penumpang naik sebesar 694 orang sehingga saat kapal berlayar dengan tujuan Sorong, Manokwari, Biak serta Jayapura total jumlah penumpang sebanyak 1.305 orang.

BACA JUGA:  Polsek KPYS Ambon Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Cairan Mercury ke Jakarta

Teddy beberkan saat proses embarkasi penumpang naik ke KM Ciremai, dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh barang bawaan penumpang. Mereka mengantisipasi adanya penumpang naik yang membawa barang ilegal serta minuman keras tradisional jenis sopi.

Petugas kepolisian sedang memeriksa barang bawaan penumpang yang akan naik ke KM Ciremai di Pelabuhan Yos Sudarso, Selasa (7/1/2020)

Pemeriksaan barang bawaan penumpang selain di pintu masuk ruangan terminal penumpang, petugas juga lakukan di tangga kapal. Selama kegiatan pemeriksaan petugas menemukan minuman keras tradisional jenis sopi yang di kemas dengan menggunakan wadah berbagai ukuran dan jenis. Total miras yang berhasil diamankan sebanyak 205 liter. Selanjutnya barang bukti ratusan liter miras ini diamankan ke Mapolsek KPYS.

BACA JUGA:  INKINDO Maluku Siap Jadi Mitra Untuk Minimalisir Kerugian Negara Proyek Pemerintah

Kesempatan itu, Teddy yang merupakan alumni Akpol tahun 2008 ini menghimbau kepada seluruh warga yang akan beraktivitas di pelabuhan Yos Sudarso maupun pelabuhan lain yang masuk wilayah hukum Polsek KPUD agar tidak membawa barang ilegal serta miras. Ia tegaskan akan melakukan sweeping tanpa pandang bulu.

“Saya himbau kepada siapa saja yang akan beraktivitas di pelabuhan-pelabuhan yang masuk wilayah hukum Polsek KAYA agar tidak membawa barang ilegal maupun miras terlarang. Kami dari Polsek KPYS akan ketat melakukan pemeriksaan. Ini demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif. Pastinya untuk keamanan dan kenyamanan warga juga saat beraktivitas,” tandas mantan Kasatreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. (Manuel)

Komentar