oleh

Polsek KPYS Ambon Serahkan Tiga Tersangka Penyelundup Cinabar dan Merkuri ke Jaksa

-Daerah, Hukum-77 views

Kabartoday, AMBON – Kapolsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKP Florensius Teddy menyerahkan tiga orang tersangka penyelundup material berbahaya yaitu Cinabar serta cairan Merkuri (Air Raksa) ke Kejaksaan Negeri Ambon. Proses tahap II atau penyerahan tiga tersangka beserta barang bukti ini dilakukan setelah beberapa waktu Kejari Ambon menyatakan berkas perkaranya lengkap alias P-21.

Tiga tersangka yang diserahkan melalui Kanit Reskrim Polsek KPYS Ambon Bripka Haris Manuputty ke Kejari Ambon pada Senin (13/1/2020) masing-masing George Tuhumury alias Sors bersama barang bukti 32 kilogram material sinabar dan Mansur Rahantan alias Mansur serta La Mu’Min alias Mu’min dengan barang bukti 75 kilogram cairan merkuri.

“Kemarin (Senin) kita serahkan tiga tersangka pelaku penambangan ilegal ke Kejaksaan Negeri Ambon. Beberapa waktu lalu mereka ini kedapatan membawa material tambang cinnabar serta cairan merkuri tanpa ijin di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso. Kita proses dan berkasnya sudah dinyatakan lengkap. Makanya kemarin kita lakukan proses tahap II yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti ke Jaksa,” ungkap Teddy di ruang kerjanya Selasa (14/1/2020).

BACA JUGA:  Festival Pesona Way Kambas Ke 19 Resmi Dibuka
AKP Florensius Teddy,SH, SIK, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease

Diungkapkan, saat penyerahan ke Kejari Ambon untuk tersangka George Tuhumury diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lilia Heluth. Sementara untuk tersangka Mansur Rahantan serta La Mu’Min diterima oleh JPU Juneth Pattiasina. Ketiga tersangka ini dijerat dengan pasal 158 junto pasal 161 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara serta denda 10 miliar rupiah.

BACA JUGA:  Wakapolda Banten buka acara Keterampilan Purna Tugas Personel Polda Banten TA.2019

Teddy yang pernah menjabat Kasatreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease jelaskan untuk tersangka George Tuhumury ditangkap Sabtu (21/9/2019) lalu sekitar pukul 08.00 WIT di dalam Pelabuhan Yos Sudarso. Dari tangannya berhasil diamankan 32 kilogram material cinnabar yang merupakan bahan dasar pembuatan cairan merkuri air raksa. Ia diproses berdasarkan laporan polisi Nomor : LP-A/08/IX/2019/Maluku/Res Ambon/Sek KPYS. Sementara tersangka Mansur Rahantan dan La Mu’Min ditangkap pada Minggu (22/10/2019) juga dalam Pelabuhan Yos Sudarso. Dari tangan kedua pelaku ini, Polsek KPYS berhasil mengamankan 75 kilogram cairan merkuri. Mereka diproses berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP-A/10/X/2019/Maluku/Res Ambon/Sek KPYS.

Dengan penyerahan tiga tersangka ini ke jaksa, saat ini tinggal satu perkara pertambangan ilegal yang masih dalam proses penyidikan Polsek KPYS dengan tersangka WJS alias Widodo. Ia ditangkap Minggu (1/12/2019) lalu di pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 34 kilogram cairan merkuri yang dikemas dalam botol mineral ukuran 625 mililiter.

BACA JUGA:  Zulkifli Heran Mengapa Turut Tergugat UUD 2002 Enggan Hadir

Teddy beberkan, dari sembilan pengungkapan kasus cinabar serta merkuri sejak April hingga Desember 2019 lalu terungkap dari pengakuan para tersangka bahwa material cinabar serta merkuri ini mereka dapatkan dari lokasi tambang ilegal Desa Luhu dan Iha, Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat.

Alumni Akademi Kepolisian tahun 2008 ini tegaskan akan menindak tegas siapa saja yang memasukan barang ilegal ini dalam wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso. “Siapa saja yang berani menyelundupkan barang ilegal ini dalam wilayah hukum Polsek KPYS, pasti akan kami tindak tegas tanpa pandang bulu. Siapapun dia, kami pasti akan tindak,” tegas Teddy. (Manuel)

Komentar