oleh

Polsek KPYS Ambon Tahap I Kasus Penyelundupan 75 Kg Mercury ke Jaksa

Kabartoday, AMBON – Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melimpahkan berkas perkara tindak pidana Pengeksplotasian Hasil Pertambangan Mineral dan Batu Bara tanpa Ijin Usaha Pertambangan (IUP) dengan modus penyelundupan 75 kilogram cairan merkuri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon.

Pelimpahan tahap I berupa penyerahan berkas perkara ini dilakukan Kanit Reskrim Polsek KPYS Ambon Bripka Haris Wakano dan anggotanya ke Kejari Ambon Senin siang (25/11).

“Kemarin siang (Senin-red) penyidik unit Rekrim kita melakukan pelimpahan berkas perkara tindak pidana pertambangan ilegal berupa penyelundupan cairan merkuri 75 Kg oleh dua orang tersangka ke pihak jaksa,” ungkap Kapolsek KPYS Ambon AKP Florensius Teddy Selasa (26/11) di ruang kerjanya.

BACA JUGA:  Polsek KPYS Bersama Warga Bersihkan Pantai Teluk Ambon
AKP Florensius Teddy,SH,S.IK, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease

Proses tahap I ini dilakukan setelah penyidik berupaya keras melengkapi berkas perkara tersebut seperti pemeriksaan saksi-saksi maupun tersangka serta pihak lain untuk memperlancar proses hukum dia tersangka ini.

Mantan Kasatreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini katakan, saat ini pihaknya tinggal menunggu hasil penelitian berkas perkara tersebut oleh Kejaksaan.

“Saat ini, kita tunggu saja hasil penelitian berkas perkara oleh jaksa. Jika nanti ada petunjuk dari jaksa, tentu kita akan memenuhi petunjuk agar perkara ini tetap berjalan hingga ke meja sidang nanti,” katanya.

BACA JUGA:  Peringati LH Sedunia, DLH Blitar Gelar Lomba Bank Sampah
Kedua tersangka serta barang bukti cairan merkuri yang diamankan.

Teddy jelaskan, dua tersangka yaitu Mansur Rahantan (28) warga Dusun Ani Kecamatan Huamual serta La Mu’min (25) warga Dusun Tanah merah Kecamatan Waisala Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku diproses sesuai dengan laporan Polisi Nomor : LP/10/X/2019/Maluku/Res Ambon/2019 tanggal tanggal 20 Oktober 2019. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Ancaman hukumannya sepuluh tahun penjara serta denda sepuluh miliar rupiah.

BACA JUGA:  Budak Sabu Berhasil Dibekuk Polsek Wringinanom Polres Gresik

Alumni Akpol tahun 2008 ini beberkan peristiwa pidana ini terjadi Senin (20/10) sekitar pukul 07.50 WIT dengan TKP di ruangan terminal penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Saat itu, Mansur Rahantan serta La Mu’min berniat menyelundupkan 75 kilogram merkuri dari Kota Ambon ke Surabaya menggunakan kapal laut KM Dorolonda.

Apesnya, gerak gerik kedua tersangka mencurigakan. Akhirnya ditangkap dua anggota TNI yang kemudian diserahkan ke Polsek KPYS Ambon untuk menjalani proses hukum. Dari tangan kedua tersangka ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti cairan merkuri yang dikemas dalam 10 botol aqua ukuran 625 ml, dengan berat total mencapai 75 kg. (Manuel)

Komentar