oleh

Preman Bayaran Kadis Perkim Pemalang Dilaporkan Ke Polisi

Kabartoday, Pemalang Jateng – Insiden penamparan wartawan yang dilakukan seorang preman diduga atas perintah Kepala Dinas Perkim Kabupaten Pemalang, resmi dilaporkan ke Polisi pada hari Kamis (27/6/2019).

Korban yang bernama Heri Hermawan bersama tim kuasa Hukumnya Eka Nugroho,SH serta rekan-rekan Jurnalis dari beberapa Media maupun ketua AWPI Budi Sudiarto datangi Polres Pemalang guna membuat laporan atas insiden yang terjadi beberapa hari lalu.

Diketahui seorang wartawan bernama Heri Hermawan dianiaya oleh Subandrio yang diduga suruhan kepala dinas Perkim Pemalang Ir. Mugiyatno,M.Si.

BACA JUGA:  Halal Dunia dan Kondisi Sertifikat Halal di Indonesia

Diceritakan Heri, Insiden tersebut berawal ketika dirinya datangi undangan Kepala Dinas Perkim pada Selasa 25 Juni 2019, sekitar Jam 08:00 Wib. Atas undangan Mugiyatno disebut untuk klarifikasi atas pemberitaan pada 23 Juni 2019.

Dikabarkan juga, pelaku penamparan yang dikenal sebagai preman dan anggota ormas LMP itu kerap bersikap arogan dan sering mengancam beberapa Jurnalis lainnya.

BACA JUGA:  Setelah Pembangunan RTH, Pemkab Blitar Rancang Pembangunan Taman Kanigoro

“Berita yang mengusik penguasa Perkim akan berhadapan dengan saya, “kata Joko dari media lainnya yang sama diancam Subandrio.

Hal serupa juga dialamai ketua AWPI, Budi Sudiarto, serta kepala biro kabartoday.co.id Pemalang Rae Kusnanto mendapatkan ancaman yang sama dari Subandrio.

“Saat itu saya berpapasan dikawasan Widuri pada Jumat 22/6 lalu, kemudian Subandrio mengancam dengan nada kasar… Ohhhh kamu saya cari-cari baru ketemu disini ya. Awas kamu yaa, kalau ketemu lagi, saya habisi kamu. “kata Rae yang menyamakan ucapan ancaman Subandrio kepada dirinya.

BACA JUGA:  Maling HP Asus dan Duit 700 Ribu Ditangkap Polisi

Indikasi adanya preman bayaran yang dilakukan kepala dinas Perkim Pemalang, patut diduga adanya korupsi Pada Proyek PJU-TS Kabupaten Pemalang, karena hal tersebut menjadi persoalan yang berbuntut panjang.(Rae/red)

Komentar