oleh

Promo Wisata Ambon, Polda Maluku Bakal Gelar TdAM II

Kabartoday, AMBON – Akhir September mendatang, Polda Maluku akan menggelar lomba sepeda Tour de Ambon Manise kedua (TdAM II). Salah satu tujuan gelaran lomba ini adalah untuk mempromosikan destinasi pariwisata yang ada di Pulau Ambon.

TdAM II dilaksanakan karena pada pagelaran TdAM I di bulan November 2018 lalu berlangsung sukses.

TdAM kedua ini direncanakan akan berlangsung pada 28-29 September 2019 mendatang. Ratusan peserta dari seluruh perjuru tanah air dan mancanegara sudah mendaftarkan untuk mengikuti
kegiatan tersebut.

Ketua panitia TdAM II, Kombes Pol Heru Trisasono mengatakan, ratusan peserta sudah mendaftar untuk mengikuti TdAM II, setelah pihak penyelenggara membuka pendaftaran.

Rapat koordinasi panitia TdAM II di ruang rapat utama Polda Maluku

“Pendaftaran TdAM dibuka dalam hitungan waktu sehari saja, sudah ada 300 orang yang daftar dan langsung ditutup. 300 peserta yang mendaftar berasal dari Aceh hingga dari Papua, dan 1 orang peserta dari negara Malaysia, ditambah dengan peserta dari Kota Ambon 150 orang sehingga total peserta TdAM II ini adalah 450 orang,” jelasnya kepada awak media Senin (29/7) usai menggelar rapat koordinasi di Rupattama Polda Maluku.

BACA JUGA:  8 Kecamatan Di Labura Dapat Takjil Dari H Rizal Munthe

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polda Maluku serta Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Ia beberkan, para peserta berasal yang mendaftar datang dari berbagai profesi antara lain pegawai bank, PNS, ekonom, politisi, atlit, artis, TNI, Polri, dokter dan berbagai profesi lainnya.

Trisasono yang saat ini menjabat Dirlantas Polda Maluku katakan tujuan diadakannya TdAM II ini adalah sebagai wujud nyata Polri dalam membangun bangsa, dan negara terutama dibidang pariwisata.

Lewat kegiatan ini kata dia, mau buktikan bahwa Maluku adalah daerah yang aman dan nyaman termasuk menunjukan keindahan Maluku, terutama Kota Ambon yang dikenal sebagai Ambon Manise.

“Masih ada stigma jika Maluku dan Kota Ambon belum aman. Padahal Maluku ini sudah sangat aman dan nyaman, makanya TdAM kedua kembali kita laksanakan. TdAM II ini, sama dengan TdAM I dimana bukan merupakan ajang balap sepeda tapi bersepeda sambil berwisata di Ambon Manise,” jelas Heru.

BACA JUGA:  Arus Balik Mudik, Mobil Sampah Digunakan Angkut Orang

Ia ungkapkan, TdAM kedua ini hanya berlangsung di pulau Ambon, dengan menempuh jarak 172 kilometer.

“Kalau TdAM yang pertama itu para peserta gowes di pulau Ambon dan pulau seram, maka kali ini kita hanya fokus untuk pulau Ambon saja,” kata dia.

Ia tambahkan rencananya peserta akan start dari kawasan Gong Perdamaian Dunia kemudian mengelilingi Kota Ambon, dengan jarak sekitar 87 kilometer, dan hari kedua 85 kilometer, sehinggal total 172 kilometer.

“Hari pertama peserta akan start dari depan Gong Perdamaian Dunia, kemudian ke monumen Pahlawan Nasional Kristina Marta Tiahahu di kawasan Karang panjang, kemudian peserta diarahkan untuk menikmati tanjakan kaki setan di desa Soya yang memiliki grade 26 persen sepanjang kurang lebih 500 meter,” ujarnya.

Tak sampai disitu, peserta juga kemudian melewati daerah kayu tiga hingga ke Polda Maluku, dan menyusuri kota Ambon sampai ke daerah Benteng, dan kembali menikmati tanjakan ke TVRI hingga pemancar SCTV dan RCTI. Kemudian kembali lagi ke kawasan Benteng, dan peserta terus gowes ke arah pantai wisata pintu kota yang merupakan pit stop 1,” rincinya.

BACA JUGA:  Indo Barometer Rilis Survei Kondisi Terkini Kota Ambon

Di Pintu Kota, lanjut Heru, peserta akan beristirahat sejenak sambil menikmati makanan ringan tradisional khas Maluku, dan akan dihibur dengan kesenian tradisional setempat.

“Dari pantai Pintu Kota peserta kemudian kembali lagi ke pusat Kota Ambon kemudian kearah Batu Merah atas, Halong, SPN Passo hingga ke pantai wisata Natsepa di desa Suli yang dijadikan sebagai Pitstop 2,” tuturnya.

Tiba di Suli, peserta akan beristirahat untuk makan siang, sholat dan menikmati indahnya pantai Natsepa, dan alam sekitar. Kemudian kembali dan finis di pelabuhan Perikanan Nusatara (PPN) Tantui.

“Di hari Kedua start dari Mapolda Maluku, melintasi Batu Merah Atas, JMP, Hunuth, Durian Patah. Pitstop pertama di Hitu,” tukas Trisasono.

Lepas pitstop pertama, peserta melanjutkan penjelajahan ke Mamala, Morela, Liang dan finis di pantai Batu Kuda desa Tulehu.

Dijelaskan, setiap lintasan itu peserta akan menikmati wisata-wisata yang ada. (MAL)

Komentar