oleh

Proyek RSUD Mohammad Zyn Sampang Diduga Ada Keterlibatan ASN

Kabartoday, SAMPANG – Ada larangan wartawan meliput proyek CV Falah Abadi, selaku kontraktor yang mengerjakan, dengan nilai anggaran sebesar Rp 1.412.100.000,00 yang berlokasi di samping Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Kabupaten Sampang pada Rabu (05/09/19) lalu.

Hal itu, menguatkan adanya dugaan bahwa proyek itu tidak sesuai RAB dan gambar yang tertuang dalam kontrak. Akan tetapi juga semakin membuka tabir satu pintu dalam peluncuran semua kegiatan proyek di kota bahari, bahwa Aparat Sipil Negara (ASN) semakin bebas bermain proyek milyaran.

Berawal, saat pelaksanaan pekerjaan proyek yang diduga mengabaikan pedoman teknis pembangunan gedung, seperti tidak adanya pengerjaan lantai kerja, pengecoran beton secara manual dan tidak didampingi tenaga ahli saat pelaksanaan dilapangan, juga para pekerja sibuk dengan keberadaan pasir putih saat pengecoran berlangsung. Pada saat bersamaan, tim investigasi media ini berada dilokasi tersebut dan dari pihak kontraktor diduga ketakutan serta langsung mengusir wartawan.

BACA JUGA:  Front Pribumi: Kejahatan Keuangan Oligarki Istana Negara Harus di Bongkar

Saat dikonfirmasi Ir Huzairi, selaku PPK proyek pengembangan gedung gizi dan parkir dengan diperlihatkan data-data dilapangan, tidak bisa menjelaskan kwalitas dan kwantitas pekerjaan proyek tersebut.

“Waduh saya lupa mas kalau masalah mutu betonnya, langsung saja mas hubungi Marnilem Camat Jrengik,” lontarnya, Jumat (6/9/19).

Disinggung soal kapasitas Marnilem, serta siapa pengawas proyek tersebut, Huzairi salah tingkah dan keceplosan.

BACA JUGA:  Presisi: Konflik Hukum Civic Rohingya dan Pribumi Indonesia

“Yang menang proyek masih satu group dengan Marnilem mas, lelang proyek ini sudah sesuai prosedur. Ya begitulah di Sampang ini,” ujarnya sambil senyum senyum kebingungan.

Tidak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan oleh dr. Titin Hamidah, selaku Dirut RSUD dr. Mohammad Zyn, terkait ketidak sesuaian pekerjaan proyek dengan RAB dan gambar.

BACA JUGA:  Terjerat Narkoba, Komedian Nunung Di Tangkap Polisi

“Tidak mungkin tidak sesuai mas, karena saya dengan Aba Marnilem (Camat Jrengik, red) ke lokasi proyek saat tanah di keruk pakai bego besar itu,” kata dr Titin Hamidah. (Umar) 

Caption : Proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp 1.412.100.000,00 yang berlokasi di samping Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Kabupaten Sampang

Komentar