oleh

Publik Nilai Bupati Salwa Tak Tegas Tetapkan Sekda Definitif

Kabartoday, BONDOWOSO – Hingga kini, Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin masih belum menetapkan siapakah yang akan ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif dari tiga pejabat yang nyata sudah lolos uji kompetensi seleksi terbuka. Mereka adalah Drs. Agung Tri Handono, SH, MM, Penjabat (Pj) Sekda yang juga Asisten I Pemkab Bondowoso; Dra. Farida, Msi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Syaifullah, SE, Msi, Staf Ahli Bupati Situbondo.

Akibat molornya penetapan Sekda definitif ini, publik pun menyoal ketegasan Bupati Salwa. Ada yang menilai bahwa Bupati tidak tegas dan ragu untuk memilih satu diantara tiga nama itu, sehingga polemik pun terjadi di internal birokrasi. Jika polemik ini dipelihara, maka birokrasi akan berjalan pincang. Bahkan tidak sedikit sejumlah pihak yang menanyakan legalitas Pj Sekda saat ini, sebab, sejak tanggal 27 April 2019 kemarin, masa PJ Sekda sudah berakhir.

Berdasarkan pantauan media ini, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai berani tidak hadir ketika ada rapat di internal Pemda dengan alasan bahwa masih belum ada Sekda definitif dan legalitas Pj Sekda saat ini dipertanyakan.

BACA JUGA:  Asik Indehoy Berduaan dikosan Pasangan ini Diamankan Polisi

“Padahal dalam waktu dekat ini akan ada pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) dan juga Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Plafon Penetapan Anggaran Sementara (PPAS). Jika Bupati tak juga segera menentukan sikap dengan menunjuk siapa yang akan menjadi Sekda definitif, maka hal itu akan berakibat pada kinerja birokrasi dan program pembangunan. Belum lagi nanti ketika DPRD yang baru dilantik, akan semakin menambah keruwetan dan hiruk pikuk politik lokal dan berdampak pada pelayanan masyarakat,” ujar Ketua DPD Jaka Jatim, Jamharir.

BACA JUGA:  Unsika Jadi Tuan Rumah Kongres BEM FISIP Se Indonesia

Menurut dia, mestinya Bupati tidak memiliki beban apapun termasuk beban politik Pilkada ketika hendak menetapkan Sekda. Apalagi ketika semua pihak sadar posisi karena sesungguhnya penetapan Sekda tersebut merupakan kewenangan penuh Bupati tanpa harus ada pihak lain yang ikut campur di dalamnya.

“Jadi kalau tidak segera, maka efektifitas konsolidasi dan koordinasi di birokrasi itu akan terganggu. Bupati harus segera menetapkan siapa sekdanya agar program pembangunan dan birokrasi berjalan sebagaimana mestinya,” terangnya.

BACA JUGA:  Bupati Ajak Semua Sektor Komitmen Bangun Situbondo Menuju Kabupaten ODF

Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Bondowoso, Gus Syef menjelaskan bahwa Bupati sebenarnya sudah mengantongi nama Sekda yang akan ia tetapkan sebagai Sekda definitif. “Sudah, hanya tinggal menunggu waktu saja. Tidak akan lama,” ujarnya. (Klis)

Caotion : Jamharir, Ketua DPD Jaka Jatim

Komentar