oleh

Putra Eggi Sudjana Hormati Proses Penangguhan Ayahnya

Kabartoday, Jakarta – Hizbullah Ashiddiqi Putra pengacara senior Eggi Sudjana menghormati proses penangguhan penahanan ayahnya yang masih menunggu hasil keputusan penyidik krimum Polda Metro Jaya.

Meski diutarakannya, penangguhan penahanan Eggi Sudjana sudah diajukan pada tanggal 14 Mei 2019 oleh pihak keluarga dan kuasa hukumnya Pitra Romadhoni Nasution, namun pihaknya masih terus bersabar. Hal itu dikatakan Hizbullah saat dikonfirmasi kabartoday.co.id, Jum’at (7/6/2019) dini hari.

“Komunikasi kami dengan penyidik sangat baik kok, bahkan perpanjangan massa penahanan ayah kami Eggi Sudjana sudah disampaikan sebelum tanggal 2 Juni 2019 kemaren. “Kata Hizbullah.

Ia menilai semua normatif dan tidak ada hal-hal yang membuat keluarga kaget, Soal perpanjangan masa tahanan ayahnya sejak awal keluarga Eggi Sudjana telah menduganya.

BACA JUGA:  Mahfud MD Sebut Kemenangan Prabowo Hanya Di Daerah Islam Garis Keras

“Kita hormati proses kepolisian ya karena itu hak penyidik, namun kami meminta penyidik juga menghormati dan mempertimbangkan permohonan pengajuan penangguhan penahanan untuk ayah kami, kan itu sudah lama kami ajukan, dari tanggal 14 Mei lalu. “Ulas Hizbullah.

Bahkan kata Hizbullah, sehari sebelum hari raya idul fitri kemarin Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dan Fadli Zon juga sudah memberikan tambahan penjaminan untuk Eggi Sudjana.

“Iyaa, sehari sebelum lebaran pak Dasco langsung turun ke Polda kok dan berikan tambahan penjaminan. Kami dari keluarga berterima kasih atas upaya yang dilakukan teman-teman ayah dan kami juga berharap temen-temen penyidik dapat mengabulkannya, “harap Hizbullah.

BACA JUGA:  M Taufik: Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di GBK Tak Ada Dangdutan

Hizbullah meyakini bahwa penyidik dapat mempertimbangkan dan mengabulkan penangguhan Eggi Sudjana, Ia juga berharap apa yang dilakukan penyidik nanti dalam penangguhan ayahnya sama seperti apa yang sudah dilakukannya untuk penangguhan penahanan Lieus Sungkharisma dan Mustofa Nahrawardaya.

“Disinikan ada hak tersangka yang juga harus dipertimbangkan karena ayah kami juga punya hak untuk bebas penangguhan meski proses hukum masih berjalan. Ayah sangat tegar dan selalu beri motivasi ke kami, alhamdulillah kondisi ayah dalam keadaan sehat cuma memang ia punya riwayat penyakit yang serius. “Ucap Hizbullah.

Hizbullah menyatakan penangguhan ayahnya dikatakan penyidik masih proses dan menunggu 3-4 hari setelah masuknya penambahan jaminan Dasco dan Fadli Zon tanggal 4 Juni 2019 kemaren.

BACA JUGA:  Tonin Pertanyakan Kualifikasi 4 Jaksa Dalam Persidangan Kivlan Zen

“Kita tunggu ajah ya, 3-4 hari itu mungkin ngitungnya masa efektif kerja, jadi mungkin saat libur hari raya kemaren 2 hari itu tidak dihitung, kan para petinggi Polri juga libur kemaren. “ujar Hizbullah.

Sebelumnya Eggi Sudjana ditahan penyidik Krimum Polda Metro Jaya atas tuduhan seruan People Power untuk menolak kecurangan pemilu 2019 dan kemudian dianggap akan makar.

Tuduhan polisi terhadap Eggi juga berdasarkan laporan Suriyanto dengan LP No: B/0391/IV/2019/Bareskrim tertanggal 19 April 2019.

Diketahui pelapor selain relawan Jokowi-Ma’ruf Amin (Jokma), Suriyanto juga berprofesi sebagai ketua umum organisasi kewartawanan PWRI.(Op/red)

Komentar