oleh

Komitment Bela Wong Cilik, Sang Fajar Kembalikan Formulir Bacabup di DPC PDI Perjuangan

Kabartoday, BANYUWANGI – Dengan diiringi beberapa pendampingnya, dr. H Taufik Hidayat mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati (Bacabup) di kantor DPC PDI Perjuangan, di jalan Jaksa Agung Suprapto, Sabtu (14/9/19). Pria kelahiran Pengantigan, Kecamatan Banyuwangi, ini memang dikenal sangat supel, dan peduli dengan masyarakat kecil. Dia mendaftarkan diri di bursa Pilkada Banyuwangi tahun 2020 mendatang, atas dorongan dari berbagai elemen masyarakat dengan tujuan untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Banyuwangi.

“Saya mencalonkan diri ini, atas dorongan dari berbagai elemen masyarakat,” ujar Taufik Hidayat, usai menyerahkan formulir pendaftaran yang sudah diisinya kepada petugas DPC PDI Perjuangan, Made Swastika.

Warga Banyuwangi sendiri memang tidak asing lagi dengan nama dr. Taufik Hidayat. Selain mantan direktur RSUD Blambangan, dia saat ini menjabat sebagai direktur RSUD Genteng. Berkat inovasinya, banyak prestasi dan penghargaan dia terima, baik dari pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat yang diraihnya.

BACA JUGA:  Di Bulan Ramdhan Pemkot Pontianak Sesuaikan Jam Kerja

Salah satunya adalah program bayi procot bawa akte, gancang aron, dan lain sebagainya. “Saat saya menjabat menjadi direktur RSUD Blambangan, maupun saat ini saya menjabat sebagai direktur RSUD Genteng, program saya adalah pro rakyat kecil,” papar pria yang mendapat julukan Sang Fajar dari warga Banyuwangi ini.

Sebelum menjabat di rumah sakit plat merah, dr. Taufik Hidayat sempat menjadi direktur Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Mangir, Kecamatan Rogojampi, yang saat itu sedang mati suri dan kurang perawatan. Berkat tangan dinginnya, dia mampu menghidupkan kembali RSNU hingga jadi rujukan warga Banyuwangi.

BACA JUGA:  Dugaan Pungli PTSL Masih Terjadi di Desa Wonosobo Banyuwangi

“Saya akan melanjutkan pembangunan ini, dan saya ingin Banyuwangi bertambah maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Terkait keberadaannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Taufik Hidayat, sangat tahu diri. Selama ini dirinya tidak mendeklarasikan diri atau mendekati partai politik dalam mencalonkan diri sebelum masa pensiunnya tiba. “Insya Alloh, pada bulan Februari 2020 mendatang, saya sudah pensiun,” terangnya.

Taufik Hidayat adalah salah satu tokoh Banyuwangi dan merupakan orang asli Banyuwangi yang menjadi pembicaraan banyak kalangan selama ini. Bahkan di media sosial Facebook, nama dr. Taufik Hidayat menjadi trending topik untuk menjadi Bupati Banyuwangi menggantikan Abdullah Azwar Anas. Setelah menimbang dan berkoordinasi dengan keluarganya, serta dorongan dari berbagai kalangan masyarakat, dan ulama Banyuwangi, dirinya pun penuh optimistis maju dalam bursa Pilkada Banyuwangi.

BACA JUGA:  Festival Pencak Silat Botani Square Cup VII 2019 Resmi Dibuka Wakil Walikota Bogor

“Program saya saat menjadi direktur RSUD Blambangan maupun saat ini di RSUD Genteng saya ini pembelanya wong cilik,” pungkasnya.

Di hari yang sama, Sabtu (14/9/19), sesuai batas waktu yang ditentukan untuk pengembalian formulir pendaftaran, selain dr. Taufik Hidayat, ada Bacabup Ali Ruchi yang juga ASN, Yusuf Widyatmoko, yang saat ini menjabat Wabup Banyuwangi, dan Wiwik Pujiati, seorang kader PDI Perjuangan. sudah mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Bacabup dari PDI Perjuangan. Sementara dua Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) yang juga ikut mengembalikan formulir pendaftaran adalah R. Bomba Sugiarto dan Ficky Septalinda. (HS) 

Caption : Dokter H Taufik Hidayat saat menyerahkan formulir pendaftaran sebagai Bacabup di DPC PDI Perjuangan Banyuwangi

Komentar

News Feed