oleh

Putra Tewas di Bakar Sejumlah Orang di Bekasi

Kabartoday, Bekasi – Putra (18) seorang pemuda asal Bekasi tewas mengenaskan setelah 2 hari mendapat perawatan di Rumah Sakit Kramat Jati Jakarta. Putra tewas setelah menderita luka bakar di sekujur tubuh.

Putra menjadi korban kebiadaban sekelompok pemuda, yakni RAS (17), NS (24), TG (16), AP (22) dan empat orang lainnya yang masih dalam pengejaran polisi. Insiden tewasnya korban berawal dari masalah sepele, yakni ejekan.

“Kejadiannya tersebut terjadi pada Rabu tanggal 5 Juni 2019 di depan sebuah toko di Jalan Raya Kodau, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, “kata Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, Rabu (12/6/2019).

BACA JUGA:  Anniversary Perhimpunan Indonesia Tionghoa Ke 20

Kejadian itu bermula saat korban tengah berboncengan bersama teman-temannya dengan tiga sepeda motor dari arah pertigaan Jalan Raya Kodau sekitar pukul 03.30 WIB pada tanggal kejadian. Di jalan tersebut, kelompok korban kemudian berpapasan dengan para pelaku yang tengah berkumpul di pinggir jalan.

Tanpa alasan yang jelas, salah satu rekan korban kemudian meledek para pelaku dengan mengacungkan jari tengahnya yang lantas membuat mereka marah.

BACA JUGA:  Ribuan Pelari Susuri Trek Perkebunan Ikuti Gombengsari Plantation Run 2019 di Banyuwangi

“Salah satu pelaku kemudian mengejar teman korban namun dia tancap gas,tapi korban sendiri malah turun dan menantang para pelaku sehingga korban langsung dikerumuni dan dipukul,” terangnya.

Korban yang kewalahan lalu mencoba lari dengan masuk ke dalam warung di sekitar lokasi kejadian.Namun para pelaku berhasil menyeret korban keluar warung dan pengeroyokan terhadapnya berlanjut.

Kemudian tiba-tiba pelaku yang berinisial RAS mengambil bensin dari rak warung tersebut. Bensin itu ia siramkan ke badan korban disusul sulutan api sehingga korban terbakar.

BACA JUGA:  Bentrokan Satgas PDIP Dengan Laskar Arafat di Gunung Mungker Bantul

“Sekitar 30 detik api yang membakar korban padam, sehingga korban berhasil melarikan diri dari TKP dan para pelaku pergi meninggalkan lokasi dan pulang kerumah masing-masing,” ungkap Eka.

Korban pun berhasil dilarikan ke rumah sakit atas pertolongan warga sekitar, tetapi 2 hari kemudian menghembuskan nafas terakhir. Sementara para pelaku berhasil diamankan seiring laporan peristiwa tersebut.

Para pelaku kemudian dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke 2e KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama dengan ancaman penjara minimal selama 7 tahun.(Tom)

Komentar