oleh

PW KAMMI Gelar Diskusi “Energy Wujud Kedaulatan Negara”

 

Jakarta (Kabartoday) Pimpinan Wilayah (PW) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) DKI Jakarta mengadakan diskusi publik dengan tema “Kedaulatan Energi Sebagai Wujud Kedaulatan Negara”. Diskusi berlangsung di kawasan Pasar Minggu, Jakarta pada Minggu, (15/3/2020).

Dalam diskusi tersebut menghadirkan Dua Narasumber yakni, Dadangsah yang merupakan Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS) dan juga Firmansyah Ketua Bidang Kebijakan Publik PW KAMMI DKI Jakarta.

BACA JUGA:  Laskar Merah Putih Mendukung Program Jokowi - Ma'ruf Amin

Pada diskusi ini Dadangsah dalam paparannya menjelaskan, betapa pentingnya Mahasiswa mengetahui tentang masa depan energi khususnya energy nasional.

“Mahasiswa sebagai generasi masa depan harus peka terhadap masalah energi nasional. Dimana saat ini kita mulai kekurangan energi, sehingga mulai sekarang kita butuh menghemat energi,” ujar Dadangsah.

Menurut Dadangsah, kebutuhan energi minyak kita kurang lebih sebanyak 800.000 barel/hari sedangkan kemampuan produksi minyak kita hanya setengahnya.

BACA JUGA:  Pemprov DKI Kecolongan, Parkiran Didepan Pintu Barat Daya Monas Diketok 20 ribu Per Mobil

“Itulah mengapa pemerintah harus segera mencari alternatif energi baru, agar kekurangan energi kita bisa segera diselesaikan,” jelas Dadangsah.

Firmansyah menambahkannya, sebenarnya kita masih memiliki banyak cadangan minyak dan gas. Hanya saja masih dimiliki oleh asing.

“Kita harus bisa mengelola sendiri sumber energi yang kita miliki. Pemerintah harus mempercayakan BUMN untuk mengelola sumber daya alam kita sendiri,” harapnya.

BACA JUGA:  Narasi Pertiwi Diperkosa dan Pertiwi Berprestasi Trend Orasi Kampanye

Kita harus bisa mandiri secara energi. Karena kita itu merupakan salah satu bentuk dari kedaulatan negara, “Pungkas” Firmansyah. (Bbg)

Komentar