oleh

Rakernas KSPI ‘Wujudkan keadilan dan Kesejahteraan Sosial

Kabartoday, Jakarta,- Rakernas dan Diskusi Konfederasi serikat pekerja Indonesia (KSPI) digelar di hotel grand Cempaka, Cempaka putih, Jakarta timur, merumuskan gagasan besar buruh Indonedia dengan tema wujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial , “Respon buruh terkait omnibus cilaka ” di buka oleh Said Iqbal (presiden KSPI) Selasa (11/2/2020).

Hadir dalam acara Pembukaan DISKUSI dan RAKERNAS KSPI Michiko (ILO), Ilhamsah (presiden KPBI), Ardiansyah (mewakili gubernur), Andi Gani (anggota DPR RI),Obon Tabroni (anggota DPR RI ) dan perwakilan anggota buruh dari berbagai organisasi.

“Jangan pernah kita terpecah belah satukan kekuatan , biasanya terjadi pada acara rakernas dimana seseorang ingin pegang jabatan dan tak terpilih,maka akan pecah buat organisasi baru “ujar Andi Gani

BACA JUGA:  Naskah Akademik UU di Senayan

Muchiko (ILO) mengatakan,
” Serikat buruh mengambil peran aktif dalam pengambilan kebijakan dalam reformasi yang akan berdampak dan mebentuk nasib serikat buruh juga
sangat dibutuhkan dalam proses kebijakan dimasa yang akan datang ,”ujarnya.

sudah saatnya elemen bersatu padu memastikan hak hak buruh ,untuk mendukung melindungi kaum buruh juga diharapkan dengan agenda rakernas ini sekaligus dapat melindungi dan mempromosikan agenda kebijakan ketenaga kerjaan untuk menghasilkan keputusan.

BACA JUGA:  Bupati Sidoarjo Apresiasi Pelayanan Uji SIM Smart Driving

Wakil ketua DPR RI Sufmi Dasco dalam sambutannya mengatakan, “dalam beberapa pekan ini merasa prihatin, diharapkan dalam rancangan UUD marilah sama-sama menunggu draf yang resmi dari pemerintah Indonesia untuk
memberikan kesempatan yang merasa kena dampak kerja kedepannya buat daftar Inventarisasi, untuk memecahkan masalah. Satukan kekuatan melalui rancangan yang dianggap bermasalah dengan dicari titik temu untuk masalah pekerja dan pengusahan yang by Bu menciptakan pekerjaan diharapkan kedepannya bisa mendudukan wakil wakilnya melalui online guslow ini, menuju rakyat sejahtera,” tutupnya.
(A. Yani )

BACA JUGA:  Aksi JAPD di KPU Simpulkan Pemilu 2019 Khianati Kedaulatan Rakyat

Komentar