oleh

Ratusan Massa Geruduk Kantor Bawaslu Kabupaten Tambraw

-Daerah, Hukum-227 views

Kabartoday, Tambraw – Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tambraw Provinsi Papua Barat dipenuhi ratusan massa dan sejumlah Calon Anggota Legislatif (Caleg). Mereka tidak puas dengan kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Bawaslu pada penyelenggaraan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Umum Legislatif pada 17 April lalu.

Aksi ratusan massa ini terjadi Kamis (16/05/2019). Mereka melakukan aksi protes dengan berjalan kaki sejauh lima kilometer menuju Kantor Bawaslu. Massa datang dengan membawa sejumlah spanduk dan poster yang bertuliskan kecaman terhadap Pihak KPUD dan Bawaslu.

Ratusan massa berjalan kaki sepanjang 5 km menuju Kantor Bawaslu Kabupaten Tambraw

Salah satu peserta aksi Katarina Asem yang juga merupakan caleg DPRD Provinsi Papua Barat dari partai Golkar nomor urut 3 ini mengaku dicurangi penyelenggara pemilu.

BACA JUGA:  PT Pindo Deli 2 Diduga Mencaplok Tanah Milik Warga Kuta Mekar

“Ribuan suara saya hilang saat rekapitulasi perhitungan suara di distrik Fef,” ujar caleg perempuan yang bertarung di daerah pemilihan (Dapil) 4 ini.

Menurutnya tindakan kecurangan terhadap dirinya dilakukan jelas-jelas di hadapan pihak KPUD dan Bawaslu. Tetapi pihak penyelenggara terkesan tutup mata dan tidak peduli terhadap sejumlah aduan keberatan yang di sampaikan.

BACA JUGA:  Syahlan Gantikan Sugiyanto Jabat Ketua PN Jakbar Mulai 14 Juni 2019

“Saya bingung, ini jelas-jelas di depan KPU dan Bawaslu ribuan suara saya dari Golkar dikurangi dan diberikan ke PDI-P, dan kami sudah melakukan keberatan tapi KPU dan Bawaslu tetap lanjutkan pleno sampai jam 5 subuh dan ditutup dengan ketukan palu sidang,” ungkap Asem.

Terhadap berbagai kecurangan-kecurangan yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu ini, Ketua DPRD Kabupaten Tambraw, Cosmos Baru berharap pihak Bawaslu Kabupaten Tambraw  harus mengeluarkan rekomendasi kepada KPUD untuk di lakukan perhitungan suara ulang.

BACA JUGA:  Kivlan Zen dan Lieus Sungkharisma Dilaporkan Ke Bareskrim Soal Dugaan Makar

“Pihak Bawaslu harus tanggungjawab dan harus mengeluarkan rekomendasi kepada KPUD agar dilakukan perhitungan suara ulang karena hampir semua Caleg-Caleg kami dicurangi dan suara mereka hilang pada rekapan tingkat distrik,” tegas Cosmos.

Pantauan media ini, ratusan masa dan Caleg yang menggeruduk kantor Bawaslu tersebut rencananya akan menduduki kantor Bawaslu sampai mereka dipertemukan dengan pihak KPU meminta klarifikasi dan pertanggungjawab atas sejumlah kecurangan yang dilakukan penyelenggara dengan hilangnya perolehan suara para caleg tersebut. (HS)

Komentar