oleh

Razia Satpol PP Tak Pernah Sentuh Mucikari Sahabat Bupati Pasuruan

Kabartoday, PASURUAN – Kerja keras Satpol PP Kabupaten Pasuruan memberantas praktek prostitusi di kawasan wisata Tretes, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, menjadi sia-sia. Ini setelah muncul pengakuan adanya oknum petugas yang kerap membocorkan informasi kepada para mucikari.

Dalam beberapa kali razia pekerja seks komersial (PSK), petugas Satpol PP harus gigit jari, karena tak mendapatkan hasil. Selain bocornya informasi razia, ada mucikari yang tak lain adalah teman sekolah Bupati Pasuruan. Kedekatannya ini dimanfaatkan agar bisnis penyedia wanita penghibur ini berjalan aman dan lancar.

Kekecewaan ini sebelumnya diungkapkan Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Anjar Dollar yang menyebut kegagalan razia karena bocornya informasi yang lebih dulu sampai di induk semang PSK. Ia bahkan menyebut bocornya informasi akibat ulah oknum anggotanya sendiri.

BACA JUGA:  Zainuddin Siregar: Masyarakat Hindari Calo PPPK

“Dalam dua kali operasi terakhir, kami tidak mendapatkan hasil apapun. Ada oknum anggota yang membocorkan informasi tersebut kepada mucikari,” kata Anjar Dollar.

Gagalnya razia PSK di kawasan wisata ini tak terkecuali di wisma milik, On, di kawasan Watu Adem Tretes yang dalam beberapa kali razia selalu lolos. Sang mucikari yang merupakan kawan lama Bupati Pasuruan diketahui memiliki jaringan dengan oknum petugas Satpol PP tersebut.

BACA JUGA:  Apapun Hasil dari Pemilu Serentak, Kapemary Tetap Solid

“On adalah teman sekolah Bupati Irsyad Yusuf. Reuni sekolah beberapa waktu, mereka juga berfoto bersama. Kedekatannya dengan bupati dimanfaatkan agar bisnisnya aman dan lancar. Ia tak pernah tersentuh razia Satpol PP,” kata seorang warga Tretes yang tidak bersedia disebut identitasnya. (Oni) 

Caption : Wisma milik On yang kerap lolos razia Satpol PP dan Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Pasuruan

Komentar

News Feed