oleh

Remaja Asal Desa Liang Dikeroyok dan Ditikam

Kabartoday, AMBON – Tindak pidana kekerasan bersama terjadi di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Jefry Party, pemuda Desa Liang yang masih tergolong anak dibawah umur jadi korban pengeroyokan beberapa pemuda yang diduga warga Desa Tulehu.

Selain dipukul, korban juga ditikam pelaku pengeroyokan. Korban ditikam tiga kali di badan bagian belakang. Dua luka tikam di bagian kiri sedangkan satu luka dibagian tengah bawah.

Beruntung saat itu ada satu rekan korban yang juga pemuda Tulehu berhasil melerai sehingga korban terhindar dari akibat yang lebih fatal. Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) di pertigaan jalan raya Dusun Mamokeng, Desa Tulehu.

Kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur tersebut telah ditangani Polsek Salahutu. Saat ini, para pelaku dalam pengejaran polisi.

BACA JUGA:  Jalan Raya Depan Gedung DPRD Kabupaten Blitar Pecah dan Berlubang

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy membenarkan adanya tindak pidana kekerasan ini.

“Memang benar ada terjadi peristiwa kekerasan bersama terhadap seorang pemuda yang masih tergolong anak dibawah umur. TKP-nya di Tulehu,” ujarnya kepada wartawan Jumat (26/7) di Mapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Ia beberkan dari pemeriksaan saksi terungkap kronologis peristiwa ini berawal saat saksi JT sedang bercerita dengan korban di TKP. Tiba-tiba datang dua pelaku MAS dan RT langsung memukuli/mengeroyok korban. Melihat korban dikeroyok, saksi langsung melerai. Namun disaat bersamaan datang pelaku ITU bersama beberapa pelaku lain yang tidak dikenal saksi. Mereka datang dari arah belakang dan beramai-ramai mengeroyok korban. Akibatnya korban terjatuh.

BACA JUGA:  Renovasi Mapolsek Benjeng, Bentuk Komitment Kapolres Gresik Tingkatkan Pelayanan Publik

Melihat rekannya jatuh, saksi JT langsung memeluk korban. Ia berteriak meminta para pelaku jangan pukul korban lagi.

“Jang pukul e ini Beta punya teman,” kata Kaisupy mengutip pernyataan saksi JT dalam dialek Ambon.

Selanjutnya pelaku MAS, RT, IT dan para pelaku lain yang saksi tidak kenal langsung pergi. Saksi kemudian berupaya menolong korban. Saksi menggendong dan membawa korban ke rumahnya yang tak jauh dari TKP.

Saat tiba di rumah, saksi JT langsung membuka baju korban memeriksa tubuh korban. Saksi terkejut melihat ada ada tiga luka tusuk pada bagian belakang korban.

Tiga lobang tikaman di tubuh Jefry Party, korban pengeroyokan di Tulehu

Kemudian saksi langsung mengantar korban ke RSUD Tulehu untuk mendapat pertolongan medis.

BACA JUGA:  Bangunan Warung di Jalan Kemiri Depan Perum Graha Kuncara Dibongkar

Kaisupy katakan, usai menerima laporan peristiwa penganiayaan tersebut petugas Polsek Salahutu langsung turun ke TKP.

“Langkah yang diambil petugas setelah mendapat laporan, langsung turun ke TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi. Korban juga telah dibuatkan permintaan visum untuk keperluan proses hukum,” tandasnya.

Kaisupy yang pernah menjabat Kapolsek Elpaputih dan Kapolsek Teluk Ambon ini menghimbau kepada para pelaku yang masih melarikan diri agar menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

“Himbauan saya kepada para pelaku sebaiknya menyerahkan diri untuk menjalani proses hukum. Menyerahkan diri lebih baik agar bisa menjadi pertimbangan dalam proses hukum. Karena sampai kapan pun mereka (pelaku-red) polisi akan terus mengejar,” himbau perwira polisi yang murah senyum ini. (MAL)

Komentar