oleh

Rentannya Kotak Suara, KPU Pemalang Minta ASN Dilibatkan Jadi Petugas TPS

Kabartoday, Jateng – Jelang Pemilu 2019, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah menyikapi pentingnya kordinasi stake holder dalam sosialisasi pemilih tetap dan pengamanan disetiap TPS.

Dalam rapat kordinasi tersebut, Bupati Pemalang Junaedi menghimbau untuk tingkat keamanan tentunya Danramil dan Kapolsek maupun Polres harus fokus terutama pengamanan logistik saat pergeseran dilakukan.

“Kerawanan sering terjadi pada logistik. Peegeseran logistik dari TPS ke Balai Desa, dan dilanjutkan sampai Kecamatan dan seterusnya harus benar-benar dijaga, karena itu amanah suara rakyat. “Pinta Junaedi.

Dikatakannya, untuk petugas pemilu di TPS diharapkan adanya peranserta dari kalangan PNS, terutama guru yang berpengalaman.

BACA JUGA:  Dua Wartawan Diancam Akan Dibunuh Oleh Oknum Anggota Gudang Karet Mandala

Ditempat yang sama, Sekda Pemalang Budi Raharjo berharap KPU harus bisa mengarahkan para Caleg untuk menggiring masyarakat agar datang ke TPS. “jadi Caleg bukan hanya diarahkan untuk memilih dirinya, akan tetapi pemilih tetap harus juga dapat menentukan pilihan hatinya sesuai alur demokrasi untuk Pilpersnya. “Kata Budi.

Sementara Mustaghfirin Ketua KPUD Ketua Pemilu 2019 memaparkan kondisi pemilu tahun ini. Dikatakan Mustghfirin pemilu kali ini bisa disebut yang paling rumit. “Tahun 2019 pemilu paling rumit, saya mengharapkan kerjasamanya, terutama keamananan disetiap TPS nanti. “harapnya.

BACA JUGA:  Zakarias Sebut Ini Perkara Jumlah Narkoba Terbesar di Kalbar

Mustaghfirin juga menyampaikan masa kampanye telah berjalan dari tanggal 23 September 2018 sampai 13 April 2019, hingga masa tenang tanggal 14 April sampai dengan 16 April 2019. “Bagi semua peserta Calon legeslatif pada tanggal 17 April 2019 APK nya harus sudah bersih, dan diharapkan tidak ada permasalahan sampai pelantikan Presiden di tanggal 20 Oktober 2019 mendatang. “papar Mustaghfirin.

Ia merincin jumlah Caleg se Kab Pemalang totalnya 495 orang, para peserta pemilu berhak membuat alat APK mandiri, dan ditambah dari KPUD yang menyediakan 10 APK, akhirnya jumlah semakin banyak terpampang dijalan maupun dipohon.

BACA JUGA:  Kasus Postingan Hoax Oknum Polwan di Ambon Terkait ODP, Ditreskrimsus Interogasi Tiga Saksi

“Untuk Kabupaten Pemalang sendiri terdapat¬†593 TPS dan 2.965 Kotak Suara, saya sependapat dengan pak Bupati untuk melibatkan ASN menjadi petugas TPS, mengingat anggaran untuk petugas TPS sangat minim. “Ujar Mustagfirin.

Ia menambahkan, melihat kotak suara pemilu tahun ini berbeda dengan pemilu sebelumnya, karena bahannya sangat rentan dengan air, maka untuk perakitan kotak suara tanggal 28 Februari 2019 nanti diharapkan harus sudah selesai, dan kedatangan surat suara diprediksi di bulan Maret. Adapun pendistribusian logistik dari KPUD ke PPK terahir 5 April 2019.(Rae)

Komentar