oleh

Reskrim Polres Jakarta Barat Bekuk Penagih Hutang

Kabartoday Jakarta – Polres Metro Jakarta Barat,gelar perkara dalam Kasus Tindak Pidana Merampas Kemerdekaan Orang Lain di Polres Metro Jakarta Barat,jalan S. Parman 31,Jakarta Barat,(28/10).

Kasat Reskrim AKBP Edy Suranta Sitepu,S.IK.MH dalam paparannya menyayangkan tindakan perampasan kemerdekaan orang yang melawan hukum dalam ungkapannya ,”Dari laporan korban PT MAXIMA melakukan kontrak renovasi hotel Grand Akiya di taman Sari Jakarta barat kepada saudara US selaku kontrsktor,senilai Rp 31.587.000.000,-selanjutnya SDR US selaku kontraktor memberikan dana keseriusan sebesar Rp 100.000.000,-kepada pelapor ,dan menggunakan surat- surat sesuai perjanjian,namun sampai saat ini proyek pembangunan tidak berjalan sesuai dengan perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak,

BACA JUGA:  Berkas Perkara Pungli RSDP Korban Tsunami, di limpahkan ke Kejati Banten

Saudara US ingin agar dana kembali akan tetapi pelapor sudah menggunakan uang tersebut untuk pengurusan surat-surat proyek dan membayar listrik,”ungkap AKBP Edy

AKBP Edy menambahkan,” karna tidak adanya titik temu Kemudian saudara US menyewa jasa PT HAI SUA JAYA SENTOSA untuk membantu menyelesaikan permasalahannya “.

Para tersangka melakukan penagihan sesuai tugasnya kepada korban EK,setelah korban datang menemui para tersangka di hotel dengan melakukan rapat bersama tersangka AB,SJ (DPO),ON (DPO),AN ( DPO),JM (DPO), AR,JR sedangkan MR,HN,FD,FL,FR menunggu diluar hotel.

BACA JUGA:  Fatwa Politik GERAAAK Indonesia 'Kejahatan Pemilu Pelanggaran HAM Berat'

Kemudian dari hasil rapat korban tidak memiliki uang untuk membayar, dan meminta kebijakan untuk waktu selama 5 hari, namun tersangka malah meminta lima juta untuk uang tunggu dan uang tersebut dibagikan pada para tersangka,dan juga memaksa korban menandatangani perjanjian kenaikan pembayaran utang karna adanya keterlambatan maka hutang menjadi berlipat seratus juta rupiah,menjadi dua ratus lima puluh juta rupiah karna terancam maka ditandatangani oleh korban

BACA JUGA:  Oknum GBD Rangkap Jabatan Sebagai Sekdes Ehosakhozi

Polres metro Jakarta barat menerima laporan tersebut dan langsung melakukan penangkapan
serta menyita satu mobil Suzuki Ertiga,3 unit sepeda motor,8 unit handphone milik pelaku,beberapa surat perjanjian,Company profile PT HAI SUA JAYA SENTOSA untuk bukti.

” Atas perbuatan para tersangka maka akan dijerat pasal 333 HUHP dengan kurungan 8 tahun penjara , karna telah melakukan penagihan debit piutang dengan cara menggunakan kekerasan atau ancaman untuk melakukan penagihan debit piutang dari kliennya,” ungkap [] Edy

Komentar