oleh

RPA Ngebandel…Lurah Jatibening Baru Janji Sidak ke-2

KabarToday, BEKASI – Lurah Jatibening Baru Mulyadi S.sos angkat bicara terkait pemberitaan beberapa media massa Rumah Pemotongan Ayam (RPA) perihal dugaan kuat dengan sengaja membuang limbah darah beserta kotoran ayam ke saluran irigasi warga hasil pemotongan ribuan ekor yang mencemari lingkungan yang berada tepat berlokasi di Kampung Sarigaperi, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa barat.

“Iya terimakasih… informasi nya, Kami akan tindaklanjuti dan sidak kembali dengan pihak terkait, saat ini juga saya sudah komunikasikan dengan pihak RT dan RW terkait hal tersebut,” janji Mulyadi ketika di konfirmasi kabartoday.co.id melalui pesan WhatsApp (23/11/2020).

Ia membenarkan perihal adanya dugaan pelanggaran yang di lakukan pengusaha RPA (Rumah Pemotongan Ayam) tersebut,

BACA JUGA:  Suami Tewas Istri Kritis, Dihantam Linggis Oleh Tetangga Sendiri

“Dua bulan lalu kita pernah sidak RPA nya, memang benar usaha tersebut membuang limbah darah dan bekas bulu-bulu pemotongan ke kali, bahkan selama dia beroperasi usaha tersebut belum mengurus izin, kita pikir sudah tidak beroperasi lagi, berati memang bandel,” ucap Mulyadi

Dalam pantaun awak media beberapa hari lalu (red- Sabtu,21/11/2020) di lokasi RPA (Rumah Pemotongan Ayam) terlihat jelas hasil sisa limbah pemotongan ayam yang berjumlah ribuan ekor dalam seharinya beserta sample air mengandung darah yang sengaja di buang ke saluran irigasi warga tanpa melalui standarisasi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang mengakibatkan pencemaran air kali dan bau tidak sedap dampak dari limbah tersebut.

BACA JUGA:  Sekda Kampar Minta Kawal 475.435 Suara

“Kita motong dari sore, jumlahnya 1500 ekor,” kata salah satu karyawan RPA

Dalam UU PPLH No 32 tahun 2009 pasal 1 ayat (2) tentang dan Perda Kota Bekasi No 11 Tahun 2018 tentang rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tertulis sanksi dan denda administrasi bagi pelaku usaha yang mengabaikan segala aturan yang berlaku. (tom) 

Komentar

News Feed