oleh

RUPS PT ENERGI KITA INDONESIA Tampilkan Aplikasi Berbasis Digital Energi

 

JAKARTA (Kabartoday) Menurut Satrio Wibowo ini benar-benar APD yang salah unuk kebutuhan dokter apa yang sudah dilakukan saat ini, yang semestinya pembuatan Indonesia, pabriknya Indonesia, salesnya Indonesia dan pembelinya Indonesia, ” Imbuhnya.

Satrio yakin keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi bahwa kesehatan suatu hal terpenting dalam kehidupan, upaya pencegahan ini intinya mengklarifikasi APD yang sesuai dan memastikan ijin edar yang aman dan berkualitas export.Ungkap Satrio Wibowo.

Kun Wardana mengatakan, Jadi basis ke masa depan atau jasa–jasa atau layanan yang kita provide itu adalah layanan–layanan yang bisa membangun satu ekosistem yang picture ready sehingga kita sudah mendefinisikan RUPS di dalam ini apa apa saja yang kita sektor –sektor yang kita akan di masukkan.

BACA JUGA:  Soal Bully-an Dirut TVRI, Pengamat: Beri Kesempatan Iman Tunjukan Kualitasnya

“Energi kita Indonesia menggunakan kedekatan Offline, of the skill, of the Convention and the future, jadi disana ada online dan ada juga Offline nya.Sekarang kita berada dilingkungan strategis dimana kita memasuki Industri 4,0 dan kita mengalami Covid–19 untuk itu kita telah membaca lingkungan ini dan kita akan memprovide layanan seperti Half Paspor ini kita melakukan suatu jasa untuk melihat yang pertama kesehatan dari para komunitas masyarakat diIndonesia, ujar Kun Wardana.

BACA JUGA:  Titik Buta (Blind Spot) Bagi Pengemudi Truk/Bus Kurang Disadari Oleh Pengendara Lain

Saya sebagai Presiden Direktur/CEO, Satrio Wibowo saya hanya ingin memberi statement bahwa Energi Kita Indonesia ini adalah hasil dari para pemuda pemudi Indonesia yang bergabung di susunan direksi sebagai para pemikir dan tentunya di Dewan Komisaris kehadiran Bapak Ir Suprihat, Bapak Husein Abdullah dari yang mempunyai pengalaman kami berharap para milenial dan generasi z ini tetap dibimbing oleh yang berpengalaman sehingga kami ini tidak hilang arah semoga kami ini dapat berfikir secara ektraordinary karena kita dalam kondisi perang melawan Covid–19,sehingga pemikiran–pemikiran kita ini yang ektraordinary bukan pemikiran yang normal salah satunya kami adalah yang mempunyai peta sebaran Covid Indonesia yang update hingga Rumah sakit, hingga per–Puskesmas dan kami berani di adu dengan peta negara fifur kami lebih canggih dengan negara, sehingga kami bisa menjadi mitranya negara ini bila kami diberi kesempatan.(Bamsoer)

BACA JUGA:  Dua Orang Mata Elang Diamankan Team Pemburu Preman Polres Jakbar

Komentar