oleh

Ryamizard Ryacudu Tersinggung Prabowo Katakan Pertahanan RI Lemah

Kabartoday, Pekanbaru ,- Menhan Ryamizard Ryacudu merasa terusik atas komentar Prabowo Subianto di debat yang menyatakan pertahanan negara Indonesia masih lemah. Menurut Ryamizard, pertahanan Indonesia saat ini ada di posisi 10 di dunia.

Dalam debat keempat yang diselenggarakan di hotel Shangrila Jakarta, Sabtu 30/3 (debat kandidat presiden) masalah pertahanan kita lemah. “Waktu saya jadi menteri pertahanan, kita nomor urut 19 seluruh dunia. Sekarang, nomor urut 10 dari seluruh dunia, berapa ratus itu. ‘Jadi kuat kita ini. Siapa bilang lemah, “Saya tersinggung juga kalau disebut Menteri Pertahanan lemah,” katanya dalam pidato ‘Bela Negara’ di acara deklarasi (Pemuda Pancasila) PP Riau mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Jl Gaja Mada Pekanbaru, Minggu (31/3/2019).

Ryamizard bicara soal ancaman nyata saat ini. “Pertama ancaman yang nyata itu adalah teroris. Nyata teroris itu, sudah itu bencana alam. 4,5 tahun yang lalu sudah saya sampaikan, dan ini berulang-ulang, pemberontakan, kemudian masalah narkoba, cyber. Ini adalah ancaman kita,” kata Ryamizard yang juga pernah menyampaikan hal itu di NATO.

BACA JUGA:  Tokoh Aktivis Sikapi Gonjang Ganjing Hak Angket Nurdin Abdullah

Menurutnya, ancaman teroris juga mengancam keutuhan negara karena menimbulkan ketakutan di masyarakat. Dia meyebut inisiatif justru di tangan teroris.

“Kita menunggu dibom, ini tidak boleh. Harus inisiatif di tangan kita, harus di tangan aparat keamanan kita. Teroris adalah acaman yang nyata,” katanya.

Ryamizard mengatakan saat ini yang paling berbahaya adalah ancaman mengubah ideologi negara yaitu Pancasila.

BACA JUGA:  The Explosion of Agnez Mo

“Begitu Pancasila diubah, selesai negara ini. Saya bicara ini kemarin di Medan juga, Kalimantan Timur, dengan Pemuda Pancasila. Kenapa? Karena ada nyambungnya. Pemuda Pancasila ini yang membuat mulai dari Jenderal Nasution, Ahmad Yani, Gatot Subroto. Itu senior-senior TNI,” ucap Ryamizard.(ann)

Komentar