oleh

Sandiaga Uno Hadir Dideklarasi Kemenangan Dan Tepis Ia Diusir

Kabartoday, Jakarta, Capres nomor 02 Prabowo Subianto mendeklarasikan diri menang pada Pilpres 2019 untuk ketiga kalinya. Kali ini, Prabowo mendeklarasikan diri bersama dengan cawapresnya, Sandiaga Uno.

“Pada hari ini saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan saudara Sandiaga Salahudin Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2019-2024,” ujar Prabowo di kediamannya, Jalan Kartanegara, Kebayoran baru no. 6 Jakarta Selatan, Kamis (18/4).

Prabowo sempat mengutip pernyataan Jokowi soal menjaga silaturahmi. “Ia menjamin akan membina tali silaturahmi dengan Jokowi dan Ma’ruf Amin.

BACA JUGA:  Mujtahid Hashem: Lawan Politisasi Ibadah Haji

“Seperti yang dikatakan Pak Jokowi agar rantai yang putus segera disambung kembali. Sudah tentu saya dan Sandiaga Uno akan tetap bersahabat dengan Pak Jokowi dan Ma’ruf Amin dan semua jajaran 01. Semua adalah saudara-saudara kita,” ujar Prabowo.

 

Sedangkan pasangannya, Sandiaga Uno, dengan wajah yang tak banyak ekspresi, Sandi tampil menggunakan kaus berkerah warna biru. Terlihat raut wajahnya masih pucat. Dalam akun Facebooknya pagi tadi Kamis (18/4), sandi mengucapkankan terimakasih kepada Prabowo yang telah menjenguknya. Hal itu menepis anggapan bahwa ‘Ia diusir oleh Prabowo saat deklarasi pertama dikediaman Prabowo, jalan Kertanegara.

BACA JUGA:  Pemeriksaan Kalapas Polewali Wajibkan Hafal Al Quran Jangan Dipolitisir

Hal senada juga dibenarkan oleh Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional BPN Dahnil Anzar Simanjuntak. isu bahwa calon presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno diusir oleh pasangannya, capres Prabowo Subianto Pada beberapa konferensi pers yang digelar Prabowo usai Pemilu 2019.

Beredar isu yang menyebutkan bahwa Sandi diusir oleh Prabowo karena tak setuju dengan deklarasi klaim kemenangan Pilpres 2019 sebelum ada hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

BACA JUGA:  Mr Kan: Jika Cara Berpolitik sama dengan Berbisnis, Negara Pasti Hancur
Danhil Azwar Koordinator BPN

Menanggapi itu, Dahnil mengatakan Sandi mengalami cegukan yang tak henti-henti sejak siang karena kelelahan. Menurut dia, Sandi hanya tidur satu jam sebelum pencoblosan. Karena itu Sandi tak bisa ikut deklarasi kemenangan bersama Prabowo. “Enggak (diusir) itu. Bang Sandi cegukan enggak berhenti. Cegukan, suaranya hilang. Bahkan duduk bareng dengan Pak Prabowo, terus cegukan, terus disuruh Pak Prabowo supaya istirahat di atas,” kata Dahnil di Rumah Kertanegara 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4). (Anna)

Komentar