oleh

Satgas Yonif 734/SNS Jadi Guru Serentak di Ambon

-Daerah-91 views

Kabartoday, AMBON – Mendapat penugasan Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) di Kota Ambon, Satgas SSK IV Yonif 734/SNS tidak hanya bertugas sebagai seorang tentara penjaga keamanan. Dalam tugas keseharian, terkadang mereka harus berubah profesi sementara dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial.

Terkadang para tentara ini harus menjadi petugas kebersihan, terkadang juga harus menjadi tenaga medis atau terkadang pula para anggota TNI ini harus menjadi seorang tenaga pendidik alias guru.

Seperti yang dilakukan personil Satgas SSK IV Yonif 734/SNS pada beberapa sekolah di Kota Ambon. Secara serentak beberapa personil berubah profesi menjadi tenaga pengajar. Mereka “menyerbu” beberapa sekolah yang berdekatan dengan pos-pos pengamanan mereka pada Kamis (18/7). Ada SMP, SD maupun Tempat Pengajian Qur’an (TPQ) yang menjadi sasaran mereka.

Para guru berbaju loreng ini masuk ke sekolah-sekolah mengajar beberapa materi. Pada intinya, para anggota TNI ini membantu memberi semangat kepada para siswa agar lebih giat belajar untuk mengejar cita-cita di masa depan.

BACA JUGA:  Tim Gabungan Bersama Warga, Perbaiki Jembatan Rusak Akibat Banjir Bandang Di Labura

Komandan SSK IV Yonif 734/SNS Lettu Inf Majo S Sangadji mengatakan beberapa anggotanya di masing-masing pos mereka masuk ke beberapa sekolah terdekat menjadi guru sehari.

Lettu (Inf) Majo S Sangadji, Dan SSK IV Satgas Pamrahwan Yonif 734/SNS

“Iya, tadi pagi hingga siang, personil kami pada lima pos tugas di Kota Ambon masuk ke beberapa sekolah dekat pos menjadi guru sehari. Beberapa materi disampaikan kepada para siswa di sekolah,” jelas Sangadji Kamis (18/7) kepada media ini di Mako SSK IV Yonif 734/SNS di kawasan Waringin Kota Ambon.

Ia jelaskan beberapa materi yang disampaikan ada berupa materi tentang kecintaan terhadap tanah air, bahasa Indonesia serta materi lainnya.

“Pada intinya, personil kita yang jadi guru sehari ini memberikan semangat kepada para siswa di sekolah untuk giat belajar demi mengejar cita-cita di masa depan serta selalu dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap perwira berpangkat dua balak ini yang orang tuanya juga merupakan purnawirawan TNI AD.

BACA JUGA:  Diduga Main Proyek, Oknum ASN Dispendukcapil Banyuwangi Disoal LSM

Sangadji yang menghabiskan masa kecilnya di Asrama Tentara Perwakilan Yonif 731/Kabaresi kawasan Benteng Atas Kota Ambon ini beberkan pada Pos 1 di kawasan Waringin Dalam, personilnya Serda Lalu masuk ke SMP Negeri 19 memberikan materi kepada para siswa.

“Guru” Satgas Yonif 734/SNS memberi materi di SMP Santo Andreas Ahuru

Pada Pos 2 kawasan Shuru Atas, dua personilnya yang dipimpin Sertu Ismail Sangadji mengajar di SD Ishaka Dusun Ahuru. Pada Pos 3 kawasan Ahuru Bawah, tiga anggota pos dipimpin Pratu Bambang Lakampo melaksanakan tugas sebagai tenaga didik di SMP Santo Andreas Ahuru. Ada anggota yang membawakan materi Bahasa Indonesia kepada siswa.

Di Pos 4 kawasan Air Mata Cina (Amaci), dua anggota dipimpin Pratu Faisal mengajar pada TPQ Amaci, Kelurahan Urimessing. Para santri cilik sangat antusias menerima guru berbaju loreng ini. Mereka bersemangat mendengar dan menerima materi yang disampaikan.

Terhadap hadirnya anggota TNI di TPQ ini, Haji La Kapolosi memberikan apresiasi serta menyampaikan ucapan terima kasih karena TPQ ikut mendapat perhatian dari personil Satgas 734/SNS.

BACA JUGA:  Pesta Sabu, 3 Oknum Wartawan dan 2 Orang Lainnya Digrebek Polisi

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota pos dengan adanya kegiatan ini. Saya berharap kiranya lewat kegiatan ini bisa menanamkan serta meningkatkan rasa keimanan dan ketakwaan dalam diri santri sejak kecil,” ucapnya.

Personil Satgas Pos Amaci mengajar di TPQ Amaci, Urimessing.

Sementara di Pos 5 kawasan Pohon Mangga Air Salobar, personilnya Sertu Ambar masuk ke Madrasah Tsanawiyah di Kelurahan Nusaniwe Kecamatan Nusaniwe. Ia memberikan motivasi kepada para siswa agar lebih giat belajar.

Lettu Inf Sangadji yang dikesatuannya tercatat sebagai Komandan Kompi Ban Yonif/734/SNS menegaskan, seluruh personil SSK IV di Kota Ambon ini merupakan sahabat masyarakat Kota Ambon.

“Tujuan kami ini untuk menciptakan serta menjaga kerukunan hidup orang basudara di Kota Ambon Manise. Kami ini adalah sahabat serta saudara warga Kota Ambon. Kami akan berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik bagi warga Kota Ambon,” pungkas Sangadji. (MAL)

Komentar