oleh

Semarak Pawai Budaya di HUT Hari Jadi Kota Blitar ke 113

kabartoday, Blitar – Ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi seluruh jalanan yang ada di Kota Blitar. Mereka sangat antusias menyaksikan Pawai Budaya dalam Rangka memperingati Hari Jadi Kota Blitar yang ke-113, nampak terlihat dalam iring-iringan Pawai yang digelar, Senin (1/4/2019).

Pantauan media ini, seluruh Pesertanya menggunakan pakaian jadul, berbagai Kreativitas yang di buat juga bernuansa kuno, seperti miniatur Candi, Raja dan Permaisuri lengkap dengan kereta Kencana. Tampilan etnis Tionghoa, Kreasi Jaman Kolonial Belanda nampak selaras dengan Tema yang di usung Pemkot Blitar yaitu,”Harmoni dalam Kebhinnekaan ,Wujudkan Kota Blitar Ramah Investasi”.

Ketua Panitia Pawai Budaya, Drs.Tri Iman Prasetyono M.si., mengatakan bahwa Pawai tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang ada pada Peringatan Hari Jadi Kota Blitar.

BACA JUGA:  INKINDO Maluku Siap Jadi Mitra Untuk Minimalisir Kerugian Negara Proyek Pemerintah

“Kita memiliki Berbagai kegiatan. Pelaksanaanya bulan Maret hingga akhir April. Di awali Kenduri Rakyat (31/3/2019), ziarah, dan Hari ini, Senin (1/4/2019) Upacara Hari Jadi dan Pawai Budaya ,kemudian Bazar Blitar (5/4/2019), Jalan Sehat (12/4/2019), Sepeda Sehat (21/4/2019), Pengajian Akbar (25/4/2019), Kontes Sepeda Djadul (27/4/2019), Lomba Permainan Anak-anak yang kemudian Puncak Rangkaian acara yaitu Resepsi dengan Pagelaran Wayang Kulit. “Kata Tri.

BACA JUGA:  Polri Peduli Penghijauan, Polresta Ambon Tanam 50 Anakan Pohon

Sementara PLT Walikota Blitar, Drs. Santoso Mpd., kepada Media Mengatakan bahwa momentum Hari Jadi Kota Blitar ini selain menjadi hiburan masyarakat juga sebagai ajang unjuk Kreatifitas.

“Kita harapkan dengan di adakannya Pawai Budaya ini selain sebagai sarana hiburan, juga sebagai wadah untuk menunjukkan kreatifitas, bakat dan minat. Marilah kita jadikan Kota Blitar sebagai Kota Obyek Wisata. Kita punya Potensi, “ucapnya,

BACA JUGA:  Hadapi Era Digital, Kodam XVI/Pattimura Terus Asah Kemampuan SDM

Lebih lanjut, Santoso mengatakan masyarakat Blitar sangat beragam Ras, Etnik, dan Agama, namun kehidupan yang damai bisa tercipta berkat tingginya semangat Toleransi meskipun Blitar kota Kecil, tapi Blitar melahirkan Tokoh-Tokoh Besar Negara. “Terang Santoso.(Dwi)

Komentar