oleh

Seorang Warga Tangerang Hantem Wartawan Hingga Robek-Robek

Kabartoday, Tangerang – Seorang warga Desa Malang Nengah telah menganiaya wartawan salah satu media online Tangerang yang bernama Nawi. Peristiwa tersebut dimulai lantaran Nawi akan mengkonfirmasi adanya pekerjaan proyek dana desa (DD) di wilayah Kecamatan Pagedangan.

Awalnya, ucapan warga (pelaku) terdengar kasar dengan melontarkan cacian, “sampai dimana wartawan kamu? Beserta sumpah serapah” sambil menghantam wartawan yang mencoba menemui kepala desa Malang Nengah, Tangerang, Sabtu (28/12/2019) kemaren.

Warga yang diketahui masih ada ikatan keluarga dengan Kepala Desa Malang Nengah itu diduga jadi backing kades. Usut punya usut, warga yang bergaya preman dan jagoan itu bernama M Riyan.

BACA JUGA:  Penetapan Lelang Rumah Warga Di Gunungsitoli Dinilai Langgar Ketentuan Hukum

Atas kejadian tersebutz tentunya prilaku Riyan telah mencederai hukum yang ada di Indonesia, selain Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terkait penganiayaan juga Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers yaitu Bab VIII Pasal 18 yang berbunyi ‘Barang siapa dengan sengaja menghalangi tugas jurnalistik dapat dikenakan sanksi hukuman pidana 2 tahun penjara dan denda maksimal Rp. 500 juta’.

BACA JUGA:  Hendrizal Alias Bocank Terpilih Sebagai Ketua KONI Meranti 2019-2023  

Patut diduga adanya ikut campur tangan Kepala Desa Malang Nengah dalam peristiwa itu. Hingga berita ini diturunkan, pikak pelaku Kades Malang Nengah belum dapat di konfirmasi terkait kejadian tersebut.

Mendorong hal ini, kepolisian didesak untuk segera menindak terduga pelaku yang sudah main hakim sendiri.[]MM

Komentar