oleh

Sepekan Bertugas, Kapolres SBB Silaturahmi ke Pimpinan Organisasi Keagamaan

-Daerah-42 views

Kabartoday, PIRU – Baru sepekan bertugas sebagai Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Bayu Tarida Butar-Butar melakukan silaturahmi ke sejumlah tokoh agama. Ia mengunjungi Kantor Organisasi Keagamaan yaitu Kantor Klasis Seram Barat dan Kantor Majelis Ulama Indonesia di Kabupaten SBB Senin (23/9).

Di kantor Klasis Seram Barat, Butar-Butar disambut Ketua Klasis Pdt Ny. R. Haliwela dan Sekertaris Klasis Pdt. J. Tamaela. Pada kesempatan itu, Butar-Butar memperkenalkan diri sebagai Kapolres SBB yang baru menggantikan AKBP Agus Setiawan. Ia juga memohon dukungan pimpinan Klasis agar dapat menghimbau seluruh jemaat untuk selalu menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

“Selaku pimpinan Polres SBB yang baru, saya mohon dukungan dari bapak ibu untuk dapat menghimbau kepada jemaat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” harap Butar-Butar.

Mantan Kasubdit II Ditintelkam Polda Maluku menyadari untuk menjaga kamtibmas, Polisi tidak dapat bekerja sendiri. Polisi akan selalu membutuhkan kebersamaan dengan seluruh stakeholder dalam memberikan himbauan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Kebakaran Pabrik Plastik di Kab Tangerang Menelan Dua Korban Jiwa

Orang nomor satu di Polres SBB ini katakan segala bentuk persoalan yang terjadi di tengah masyarakat agar selalu berkoordinasi dengan pihak Polres, Polsek dan Bhabinkamtibmas.

“Personil Bhabinkamtibmas kita kedepankan sehingga bisa dapat menyelesaikan permasalahan sekecil apapun. Apabila permasalahan sudah tidak bisa ditangani dpt dialihkan ke Polres,” tandasnya.

Ketua Klasis Pdt. Ny. R. Haliwela jelaskan setiap saat pihak Klasis Seram Barat selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian baik Polres maupun Polsek.

“Di wilayah Klasis Seram Barat ini memiliki 19 jemaat yang tersebar di empat kecamatan. Jumlah gereja sebanyak 22. Dalam setiap kegiatan, kami selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian baik Polres maupun Polsek,” terang Haliwela.

Sementara penjelasan Sekretaris Klasis Pdt. J Tamaela bahwa permasalahan yang sering terjadi di jemaat antara lain Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), konflik kepemilikan maupun batas tanah.

BACA JUGA:  Pamit Pulang ke Jateng, Ditemukan Tewas di Kebun Jeruk

Terhadap permasalahan ini, pihak Klasis selalu memberikan konseling dan pendampingan kepada warga jemaat. Juga pernah menyelenggarakan pembekalan dan pengenalan hukum kepada para jemaat dari Kejaksaan, Akademisi, Praktisi Hukum dan lain-lain.

Dalam kunjungan ke Kantor Klasis Seram Barat ini AKBP Bayu Butar-Butar didampingi Kasat Binmas Iptu La Ode Hanibal dan Kapolsek Piru Wim Bahy. Sementara Ketua Klasis Seram Barat didampingi para tokoh agama Kristen lainnya.

Dari Kantor Klasis Seram Barat, AKBP Bayu T Butar-Butar melanjutkan kunjungan ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Seram Bagian Barat. Ia disambut Ketua MUI M Attamimi beserta para pengurus.

Butar-Butar juga memperkenalkan diri sebagai Kapolres SBB yang baru. Ia berharap agar pihak MUI selalu membantu dalam pelaksanaan tugas menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres SBB dan selalu menjaga silaturahmi.

“Harapan kami kedepan mohon dibantu dalam pelaksanaan tugas kedepan dan tetap menjaga silahturahmi. Kami akan menerima saran dan kritik untuk membangun SBB ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kapten Inf Dj Zainal Beserta Tim Satgas TMMD Dalam Program RTLH Mendapat Apresiasi dari Warga

Ketua MUI Kabupaten SBB M. Attamimi ungkapkan permasalahan terjadi berupa penggunaan media sosial terkait masalah agama. Juga ada permasalahan pribadi dan berkembang menjadi masalah antar kampung.

“Ada juga penolakan pembangunan rumah ibadah di Kamarian. Kemudian masalah tanah di Piru utk direncanakan pembangunan mesjid dan gereja menjadi terhambat serta masalah Miras yang kerap memicu terjadinya tindak pidana,” jelasnya.

AKBP Bayu Butar-Butar yang saat itu didampingi Kasat Binmas Iptu La Ode Hanibal dan Kapolsek Kairatu AKP Zeth Riry berterima kasih atas penyampaian masalah yang berkembang. Ia katakan, masukan ini sangat berharga bagi pihaknya dalam upaya menerapkan langkah dan rencana strategi untuk menjaga Kamtibmas di Kabupaten Bertajuk Saka Mese Nusa ini agar tetap kondusif. (Manuel)

Komentar