oleh

Serial Kiprah Muslimah di Palagan Pilkada

“Mundjidah Wahab Bupati Jombang”

Melekatnya nama Wahab di belakang Mundjidah menandakan yang bersangkutan pemilik garis keturunan langsung pendiri NU sekaligus pahlawan nasional dan pencipta mars syubbanul Wathon KH Wahab Hasbullah.

Buah tak jatuh jauh dari pohonnya adalah ungkapan yang cukup mengena untuk seorang muslimah tangguh Mundjidah Wahab yang kiprah politiknya  menjadi yurispudensi fikih siyasah  luasnya kiprah muslimah dalam panggung kehidupan termasuk kontestasi politik.

Sehingga serenceng dalil yang mempersempit gerak muslimah di panggung politik yang didalamnya termasuk terjun menjadi peserta Cakada gugur dengan sendirinya.

BACA JUGA:  Di Demo GMBI, Bupati Banjarnegara Ngumpet

Karena Mundjidah Wahab adalah  sosok muslimah yang lahir dari rahim pesantren sekaligus hidup selamanya di dunia pesantren yang notabene pemilik referensi ke ilmuan agama yang tinggi.

“Tahun 1996 beliau ditinggal oleh sang suami KH Imam Asy’ari Muhsin, sehingga memaksanya menjadi tokoh single parent bagi anak anaknya sekaligus pengasuh pesantren yang semua dihadapi dengan tabah kuat dan penuh optimisme”, demikian secuil kisah inspiratif  beliau.

BACA JUGA:  Tersandung Korupsi, Bupati Karawang Mutasi Sekdis Disdikpora

Beliau benar-benar contoh wanita super aktif dan multitalenta yang menyisakan waktu tidur hanya 3 jam dan memulai kegiatannya lewat qiyamullail.

Karenanya, ia terpilih sebagai pimpinan muslimat NU Jombang dan Istiqomah dalam pilihan politik PPP dan melakoni karir politik sebagai anggota DPRD beberapa periode dan terakhir melabuhkan derajat politik nya sebagai Bupati Jombang periode 2019-2023.

BACA JUGA:  Desa Sukaramai Seleksi 11 Calon Kadus

Selamat dan sukses Bu Mundjidah Wahab, barisan muslimah siap mengikuti jejak anda !

Penulis adalah pengasuh ponpes Minhajut Thullab Krikilan, Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur

 

Komentar