oleh

Sidang Sinode III Keuskupan Amboina Digelar September

-Daerah-2 views

Kabartoday, AMBON – Direncanakan pada Bulan September mendatang Keuskupan Amboina yang membawahi Gereja Katolik di wilayah Provinsi Maluku dan Maluku Utara akan melaksanakan sidang sinode III.

Agenda utama sidang sinode ini untuk membahas berbagai masalah atau dinamika yang dialami dalam kehidupan Gereja Katolik yang dialami ditingkat rukun, paroki maupun wilayah.

Hasil sidang sinode ini nantinya akan menjadi bahan masukan kepada Uskup Diosis Amboina Mgr Petrus Canisius Mandagi,MSC sebagai kepala gereja katolik di Maluku dan Maluku Utara sehingga nantinya dapat mengambil langkah kebijakan yang tepat untuk membangun gereja Katolik secara mandiri.

Ketua panitia pelaksana Titus F Renwarin mengungkapkan sidang Sinode III ini akan dihelat tanggal 9 hingga 15 September mendatang. Berbagai persiapan terus dilakukan panitia menjelang pelaksanaan sidang sinode III Keuskupan Amboina ini.

“Berbagai persiapan terus kita kebut baik oleh steering committee maupun organizing committee. Tujuannya agar sidang sinode ini dapat berjalan dengan baik. Kemarin (Sabtu-red) kita panitia kembali laksanakan rapat untuk membahas progres persiapan,” ungkap Renwarin Minggu (11/8) di Ambon.

BACA JUGA:  Polda Banten Antisipasi Arus Mudik Rekayasa Lalu lintas di Merak
Titus F Renwarin, Ketua Panitia Pelaksana Sidang Sinode III Keuskupan Amboina

Ia jelaskan sinode ketiga Keuskupan Amboina ini sudah dicanangkan oleh Uskup Diosis Amboina Mgr. P.C. Mandagi,MSC sejak bulan Februari 2019.

“Setelah pencanangan, rencana kegiatan sidang sinode ini kemudian disosialisasikan secara luas lewat launching yang diselenggarakan pada tanggal 4 Mei 2019 lalu. Saat itu ikut hadir Gubernur Maluku Murad Ismail dan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno,” terangnya.

Renwarin yang saat ini menjabat Kepala Biro Organisasi Provinsi Maluku beberkan menyangkut persiapan bahwa panitia yang terdiri dari Steering Committee dan Organizing Committee telah mempersiapkan berbagai hal. Lokasi persidangan telah ditentukan yaitu pada Gedung Kopertis Ambon serta Wisma Samadi Gonzalo Veloso Karang Panjang Ambon.

Steering Committee dengan ketua Pastor Berry Rahawarin, Pr telah melaksanakan sosialisasi dan telah mengatur pelaksanaan Sinode tingkat rukun, tingkat Paroki dan di tingkat wilayah. Proses ini telah berjalan sejak Februari hingga Juli 2019.

BACA JUGA:  Penjual Nomor Togel di Ciduk Polsek Tapung

“Setelah itu, pelaksanaan sidang sinode tingkat Keuskupan Amboina akan dilaksanakan tanggal 9 hingga 15 September mendatang,” tandas Renwarin.

Setelah pelaksanaan sidang sinode ini, maka rangkaian acara akan tutup dengan kegiatan puncak yaitu perayaan episkopal pada tanggal 25 September mendatang.

“Episkopal ini adalah perayaan peringatan 25 tahun bapak Uskup Mandagi ditahbiskan sebagai Uskup Diosis Amboina, pada tahun 1994 lalu,” ujarnya.

Demi suksesnya pelaksanaan sidang sinode ini, Renwarin mengharapkan dukungan doa dari seluruh masyarakat Maluku khususnya umat Katolik agar perhelatan Sinode tingkat keuskupan yang akan dilaksanakan tanggal 9 sampai 15 ini dapat sukses hingga pada perayaan episkopal pada tanggal 25 September 2019 nanti.

Untuk peserta sidang sinode ini diperkirakan sebanyak 200 orang yang merupakan perwakilan wilayah Gereja Katolik dalam Keuskupan Amboina.

Untuk perayaan episkopal pada 25 September merupakan penutupan seluruh rangkaian kegiatan sidang sinode ketiga ini. Seluruh umat Katolik wilayah Maluku khususnya di Kota Ambon akan dilibatkan pada acara yang dipusatkan di Gedung Xaverius dijalan Pattimura.

BACA JUGA:  LSM KPK Dumai Somasi PT Pertamina

“Pada perayaan episkopal ini akan ada penutupan ruas jalan Pattimura selama beberapa jam. Olehnya itu, mewakili panitia dan seluruh umat Katolik, kami mohon maaf dan mohon pengertian bagi warga pengguna jalan serta masyarakat disekitarnya atas ketidaknyamanan pada saat itu,” tukas Renwarin.

Salah satu putra terbaik asal bumi Larvul Ngabal ini ungkapkan pula bahwa untuk kesuksesan acara ini pihaknya akan akan berkoordinasi dengan organisasi keagamaan lainnya seperti MUI Maluku, Sinode GPM serta PHDP Maluku serta Walubi Maluku.

“Pastinya kita mohon dukungan dari seluruh umat beragama di Maluku dan Kota Ambon khususnya. Kita juga akan mengundang MUI, GPM, PHDP dan WALUBI untuk menghadiri kegiatan sidang Sinode ini,” pungkas Renwarin.

Sidang sinode II Keuskupan Amboina sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2004 lalu. Jadi setelah 15 tahun berlalu, barulah dilaksanakan sidang sinode III. (MAL)

Komentar