oleh

Singkawang Kota Layak Anak

Kabartoday, Kalbar – Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setda Kota Singkawang, Hendriyan mengatakan salah satu proses untuk menjadi sebuah kota layak anak adalah adanya komitmen dari pemerintah daerah, DPRD dan seluruh stakeholder terkait meliputi lembaga lain dan keterlibatan dunia usaha.

Jika komitmen tersebut telah dibangun, kata Hendrian maka langkah selanjutnya adalah melakukan rencana aksi untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.

“Program dan kegiatannya sudah tertuang dalam RPJMD 2017 sampai dengan 2022, sehingga tidak ada alasan bahwa program ini tidak dianggarkan. Kegiatan ini hanya merupakan evaluasi dari program yang sudah ada di dinas, ”kata Hendrian saat membacakan sambutan Walikota Singkawang pada rakor deklarasi kota layak anak di Hotel Sentosa, Senin (1/4/2019).

BACA JUGA:  Desa Watesari Terima Dana Rp 1.3 Milyar Dari Kementerian PDT

Tujuan rakor ini, kata Hendriyan sebagai sarana untuk evaluasi program bagi kinerja kita dalam mewujudkan Kota Singkawang sebagai kota layak anak.

Ia mengimbau kepada seluruh stakeholder untuk bersama-sama menyatukan tekad mewujudkan kota layak anak, sehingga kedepan anak-anak Singkawang akan terpenuhi semua hak-haknya untuk dapat tumbuh dan berkembang melalui lima kluster.

“Lima kluster yaitu, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesehateraan, pendididikan dan pemanfaatan waktu luang serta perlindungan khusus, ”terangnya.

BACA JUGA:  Semarak Suasana Hut Kampar, Kecamatan Tapung Gelar Karnaval

Lebih lanjut dijelaskan Hendriyan dalam menyusun program tidak hanya berhenti sampai output saja, tetapi juga harus mencakup outcome atau manfaat. Kemudian, katanya benefit atau nilai tambah maupun kuntungan bagi masyarakat harus dipikirkan.

“Hal yang paling penting adalah impactnya yaitu, dampak dari adanya program dan kegiatan tersebut, ”ujarnya.

Ia yakin dan percaya, dengan menjadikan Singkawang sebagai kota layak anak akan membawa manfaat bagi anak-anak dan masyarakat. “Dari sisi benefitnya akan menguntungkan bagi masyarakat yang kita layani dari segi kesehatan dan kesejahteraan mereka, ”Jelas Hendriyan.

Dan yang lebih utama lagi, kata Hendriyan program ini akan mengundang orang lain untuk studi banding ke Singkawang. “Orang akan berbelanja ke Kota Singkawang, sehingga ekonomi masyarakat akan bergerak dan sector-sektor lain akan terdongkrak, ”ungkap dia.

BACA JUGA:  Tak Kantongi Ijin Resmi, Polisi Grebek Gelanggang Permainan di Batam, Ini Komentar Rudi Sah Indra

Sementara Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Singkawang, Martinus Missa mengatakan tujuan dari rakor pada hari ini merupakan wadah untuk melakukan evaluasi terhadap program dan kegiatan yang telah dilakukan oleh anggota gugus tugas kota layak anak.

“Gugus tugas kota layak anak dibentuk berdasarkan Keputusan Walikota Singkawang Nomor: 187 Tahun 2011 yang beranggotakan hampir seluruh Kepala OPD terkait dengan pengembangan kota layak anak, “tutupnya.(Gun)

Komentar