oleh

Sok Kenal Sok Dekat, Suta Sebut Perilaku Wajar

Kabartoday, Jakarta – Fenomena unik di luar Persidangan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi, Jumat (14/6) pagi sampai siang dan sore adalah beragamnya para “peliput” amatiran yang mengambil foto para pendemo.

Untuk sekelas kami yang terbiasa di lapangan saat demonstrasi sejak 1998 hingga 2019 tentu paham mana yang wartawan dan mana yang bukan. Mana yang internal dari komunitas pendemo atau bukan.

Para “peliput” ini bisa jadi bukan lantaran hobi mengumpulkan gambar suasana demo, karena terlihat sekali demi sebuah tugas untuk laporan kerja pada atasan atau institusi bekerja. Sehingga saat saat ditanya, dari Jakarta Pusat ya? Yang bersangkutan tinggal mengiyakan.

BACA JUGA:  Buku Margonda 'Pahlawan Tanpa Pusara' Persembahan Kodim 0508/Depok

Sapaan seperti di atas biasa kami tanyakan untuk “SKSD” sok kenal sok dekat. Dah gitu biasanya saling tukar nomor telpon. Pengaruh langsung sih tidak ada. Cuma sebagai tabungan andai ada keperluan saat ke instansi yang bersangkutan, minimalis tidak kosong informasi.

Bukan itu saja, bahkan saat ada yang coba mengambil gambar kami saat berkumpul, maka dengan cepat segera mendatangi orang yang tengah membidik kami dengan kamera Hp-nya, dan berkomentar, wah, mantap… “.

BACA JUGA:  Team Buser Polsek Pasar Minggu Antisipasi 3C

Kelak mungkin orang orang yang suka meliput ini akan lebih banyak lagi Bukan hanya ada di sekitar para demonstran saja, tapi mereka akan lebih rajin meliput di tempat ibadah, seperti mesjid mesjid yang dituding memberikan pencerahan di luar ceramah masalah dosa dan pahala.

Jangan kuatir mereka bukan SAVAK di Iran pada era Rezim Reza Pahlevi, melainkan hanya saudara kita. Tugasnya menjaga ketertiban di masyarakat.(Op/Hsw)

Komentar