oleh

ST Klarifikasi Tak Terkait Perkara PKPU PT GRP

KABARTODAY, JAKARTA | Soedeson Tandra (ST) membantah berita yang menyudutkan dirinya terlibat dalam perkara PT. Gunung Raja Paksi Tbk. (GRP). Saat ini perkara PT GRP telah diputus PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

ST menyampaikan Hak Jawab dalam bentuk klarifiaksi, karena berita yang beredar membunuh karakter dirinya (character assassination) di mata publik dan keluarga. “Saya menyayangkan pemberitaan yang menyudutkan saya, tendensius, dan menuding saya terlibat dalam perkara PKPU PT GRP,” ujar ST ketika ditemui di Jakarta, Minggu (28/2/2021) siang.

Ada beberapa poin yang diungkapkan ST dalam Hak Jawabnya, yakni Fitnah dan tudingan dirinya terlibat dalam PKPU GRP adalah tidak benar, bahkan character assasination.

BACA JUGA:  Muslim Arbi Singgung Demokrasi Dalam Pagar Kawat Berduri

“Persoalan PT GRP dengan silahkan dikonfirmasi ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat berserta Direksi GRP. Saya tidak tahu persoalan mereka, dan kita harus menghormati proses PKPU pengadilan,” sarannya.

Soedeson Tandra menjelaskan dirinya baru mengetahui perkara PKPU PT GRP, setelah perkara tersebut diumumkan di koran. ST menegaskan, proses PKPU diselesaikan di Pengadilan Niaga. Oleh karena itu, Hakim dan pihak-pihak terkait tidak boleh ada unsur penekanan oleh siapapun, sehingga dapat menyelesaikan dengan keputusan terbaik bagi semua pihak.

BACA JUGA:  Halal Dunia dan Kondisi Sertifikat Halal di Indonesia

Untuk itu, ST berharap, media massa harus melihatnya secara objectif dan adanya perimbangan informasi. “Jangan sampai terjadi kesalahan sehingga memunculkan hal-hal yang mengarah ke unsur pidana,” pungkasnya.[]Ana/red

Komentar