oleh

Suara.com Publish FPI dan Pemprov DKI Restui Nasi Campur Babi, Rumah Makan Emanuel Tebet Minta Maaf

Kabartoday, Jakarta – Media online suara.com kembali tebar pemberitaan kebencian terhadap umat islam, pasalnya website satu ini telah menebar hoax dan fitnah sangat keji terhadap FPI dan Pemprov DKI.

Berita yang dipublish suara.com dengan judul, ‘Direstui FPI dan Pemprov, Restoran Nasi Campur Babi Tebet akhirnya berizin’. Dinilai sebagai pemicu kebencian umat.

Meski dinyatakan setelah di-klik, tak satupun dalam isi beritanya yang menyinggung tentang FPI. Tak ada secuilpun wawancara dengan pengurus FPI, tetapi dengan penuh kebencian, Web itu memberikan judul sangat tidak terpuji.

Walaupun kini mereka telah mengedit judulnya, namun jejak digitalnya tetap tak bisa hilang.

BACA JUGA:  Brimob - Warga Sipil Baku Tembak di Seram Barat, Satu Tewas Dua Luka

Berikut isi permintaan maaf pemilik rumah makan Emanuel, yang beralamat di Jl. Prof. DR. Soepomo, No. 45 Tebet memberikan klarifikasi sehubungan isi berita di media online suara.com pada hari Rabu, 20 Februari 2019 sebagai berikut;

1). Tidak benar berita tentang restu dari FPI dan ormas lainnya untuk perijinan rumah makan Emanuel terkait nasi campur Babi.

2). Tidak benar adanya salam tempel dari pihak kami (Emanuel) kepada FPI atau ormas lainnya untuk perijinan rumah makan Emanual.

BACA JUGA:  Eggi Sudjana Kembali Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya

3). Mengenai perijinan dan dokumen perlengkapan lainnya untuk usaha rumah makan Emanuel, kami lakukan secara prosedural di pemerintahan.

4). Berita liar dan informasi miring yang beredar hanya komunikasi yang salah, yang terlanjur beredar di masyarakat sehingga menimbulkan persepsi yang salah kaprah.

5). Berkenaan dengan klarifikasi ini, kami dari rumah makan Emanuel meminta maaf kepada pihak FPI atas berita yang telah merugikan pihak FPI.

Surat klarifikasi dan permintaan maaf pemilik rumah makan Emanuel Tebet

Pernyataan klarifikasi dan permintaan maaf tersebut ditandatangani oleh Emanuel Agung pada hari Kamis, 21 Februari 2019.

Sementara seperti dilansir faktakini.com, beberapa waktu lalu pada bulan Desember 2018 Web suara.com juga membuat Framing negatif dalam berita yang berjudul “Polsek Ciracas Didatangi Sekelompok Massa”, namun foto yang mereka pasang adalah foto Laskar FPI dan umat Islam, dengan tujuan untuk memberi kesan massa FPI dan umat Islam telah mendatangi Polsek Ciracas dan melakukan pembakaran kantor Polsek tersebut, padahal mereka tidak terlibat sama sekali.

BACA JUGA:  Narasi Pertiwi Diperkosa dan Pertiwi Berprestasi Trend Orasi Kampanye

Saat itu setelah diprotes keras oleh umat Islam, Web yang diduga dibuat oleh simpatisan Ahok penista agama Islam dan Kitab Suci Al-Qur’an itu akhirnya meminta maaf.(Iyan/red)

Komentar