oleh

Sudah Berjalan 1 Bulan, Panti Pijat “YANI” Katanya Masih di Urus ?

KabarToday, BEKASI – Camat Serang Baru Subarnas S.sos merespon cepat keluhan warganya melalui Kasi Trantib Jahuri untuk menindaklanjuti dugaan izin yang belum di kantongi usaha panti pijat “YANI” terlebih indikasi praktek prostitusi terselubung di wilayah Kp Langkaplancar, Desa Sukargam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, (9/10/2020)

Dalam giat kali ini, Satpol PP kecamatan dan desa yang di saksikan pemilik ruko untuk menindaklanjuti keluhan warga yang menyebutkan adanya usaha panti pijat tanpa mengantongi izin. “Di sini ada kegiatan usaha panti pijat yang belum mengantongi izin resmi dari Kecamatan dan Desa, beserta dugaan yang lain,”ujar Jahuri, selaku Kasi Trantib kepada awak media.

Masih sambungnya, ini baru langkah awal himbaun karena masih ada toleransi kepada pengelola panti, menurutnya belum diberikan penindakan. “Kita suruh buat pernyataan dari kecamatan, jika 30 hari belum mengantongi izin resmi, pihak Satpol PP akan tutup usahanya,” tegasnya.

BACA JUGA:  Sebar Ujaran Kebencian Saat Aksi 22 Mei, 2 Ojol Ditangkap Polisi

Usaha panti pijat tradisional “YANI” yang beroperasi kurang lebih 1 bulan belum mengantongi izin resmi dari pihak Kecamatan dan Desa alih-alih masih bisa beroperasi terlebih legalitas yang bersangkutan belum di lengkapi terlebih di mana Pemerintah Kabupaten Bekasi sedang gencar-gencarnya untuk menekan angka penyebaran virus Covid-19 di wilayahnya.

“Memang masih dalam pengurusan, ada Pak ‘JK’ oknum dari kepolisian yang urus izinnya,” kata YN yang diduga pemilik usaha panti pijat.

BACA JUGA:  11 Hari Menghilang dari Rumah. Saat Ditemukan Pria Paruh Baya ini Sudah Meninggal

Di waktu yang bersamaan, anak pemilik ruko kontrakan menjelaskan, dirinya tidak melarang adanya usaha panti pijat tersebut.

“Saya tidak melarang usaha tersebut, yang terpenting dilarang ada “minuman”, terlebih praktek plus-plus yang meresahkan masyarakat. Jika benar, yang bersangkutan harus pindah karena melanggar kesepakatan awal,” ujar anak pemilik ruko. (tom)

Komentar